Sandboxing, Amankan Lingkungan Komputasi

Dalam era digital saat ini, keamanan informasi menjadi salah satu hal yang sangat penting. Dengan semakin kompleksnya ancaman siber, perlindungan terhadap sistem dan data menjadi prioritas utama bagi organisasi dan individu. Salah satu pendekatan yang efektif dalam mengamankan lingkungan komputasi adalah dengan menggunakan teknik yang disebut “sandboxing” atau isolasi.

 

Apa itu Sandboxing?

Sandboxing adalah sebuah konsep di bidang keamanan komputer yang mengisolasi dan membatasi lingkungan kerja suatu aplikasi atau proses. Dalam konteks ini, “sandbox” merujuk pada area terisolasi yang berfungsi sebagai lingkungan yang terpisah dan aman untuk menjalankan aplikasi atau proses tertentu. Sandboxing digunakan untuk mencegah aplikasi atau proses yang berjalan di dalamnya mengakses sumber daya atau informasi yang tidak seharusnya mereka akses.

 

Prinsip Kerja Sandboxing

Sandboxing menciptakan lingkungan terisolasi yang disebut “sandbox” di dalam sistem operasi. Ketika aplikasi atau proses dimulai, mereka dijalankan di dalam sandbox yang memiliki batasan akses terhadap sistem host. Sandbox ini dapat memberlakukan kebijakan keamanan yang ketat, seperti membatasi akses ke file sistem, jaringan, atau sumber daya lainnya. Dengan membatasi akses ini, sandboxing melindungi sistem host dari kemungkinan kerusakan atau eksploitasi oleh aplikasi atau proses yang berjalan di dalamnya.

 

 

Manfaat Sandboxing

 

     Keamanan

Sandboxing memberikan lapisan perlindungan tambahan bagi sistem host. Dengan mengisolasi aplikasi atau proses di dalam sandbox, kerentanan yang ada dalam aplikasi atau proses tersebut tidak dapat dieksploitasi untuk merusak atau mengambil alih sistem host.

 

     Pengujian Aplikasi

Sandboxing juga digunakan dalam pengembangan dan pengujian perangkat lunak. Dalam sandbox yang terisolasi, pengembang dapat menjalankan aplikasi baru atau versi perangkat lunak yang diperbarui tanpa risiko merusak atau mengganggu sistem operasi atau aplikasi lainnya.

 

     Melindungi Privasi

Dalam lingkungan sandbox, aplikasi atau proses tertentu tidak dapat mengakses data atau sumber daya lain yang tidak seharusnya mereka akses. Ini membantu melindungi privasi pengguna dan mencegah informasi sensitif bocor atau disalahgunakan.

 

 

Contoh Implementasi Sandboxing

 

     Web Browsing

Banyak browser web modern menggunakan sandboxing untuk mengisolasi tab atau jendela yang berbeda. Dengan demikian, jika satu tab terinfeksi oleh malware atau skrip jahat, isolasi tersebut mencegah penyebaran infeksi ke tab lain atau sistem host.

 

     Aplikasi Mobile

Sistem operasi mobile seperti Android dan iOS menggunakan sandboxing untuk menjaga keamanan aplikasi. Setiap aplikasi berjalan di dalam sandbox yang terisolasi, sehingga tidak dapat mengakses data atau sumber daya dari aplikasi lain atau sistem operasi itu sendiri.

 

     Analisis Malware

Keamanan komputer menggunakan teknik sandboxing untuk menganalisis dan mempelajari perilaku malware tanpa menginfeksi sistem host. Malware dijalankan di dalam lingkungan sandbox yang terisolasi untuk mengamati dan membatasi dampaknya.

 

 

Sandboxing merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan keamanan lingkungan komputasi. Dengan mengisolasi dan membatasi akses aplikasi atau proses, sandboxing melindungi sistem host dari ancaman siber dan kerentanan. Melalui implementasi yang tepat, teknik ini dapat membantu organisasi dan individu menjaga kerahasiaan data, melindungi privasi, dan mencegah kerusakan yang disebabkan oleh aplikasi berbahaya. Dalam dunia yang terus berkembang secara digital, penggunaan sandboxing menjadi semakin penting untuk mengamankan komputasi kita.

Keamanan Siber Dalam Internet of Things

Dalam era di mana konektivitas semakin meluas, Internet of Things (IoT) telah menjadi salah satu tren teknologi yang paling menonjol. IoT mengacu pada jaringan perangkat fisik yang terhubung ke internet, memungkinkan pertukaran data yang kompleks dan interaksi antara perangkat tersebut. Namun, perkembangan pesat IoT juga membawa tantangan baru dalam hal keamanan siber. Artikel ini akan menjelaskan mengapa keamanan siber dalam IoT penting, mengidentifikasi tantangan utama yang dihadapi, dan mengusulkan solusi yang dapat diterapkan untuk menjaga keamanan dalam ekosistem IoT.

 

Pentingnya Keamanan Siber dalam IoT

Dalam era IoT, perangkat terhubung mencakup segala hal mulai dari mobil pintar, perangkat rumah tangga, hingga infrastruktur kritis seperti sistem keamanan dan kelistrikan. Keberadaan IoT yang luas dan rentan terhadap serangan siber membuat pentingnya menjaga keamanan sistem menjadi prioritas. Pelanggaran keamanan dapat mengakibatkan ancaman yang signifikan, termasuk kebocoran data pribadi, manipulasi perangkat, serangan DDoS (Distributed Denial of Service), dan bahkan akses ilegal ke infrastruktur vital.

 

Tantangan dalam Keamanan IoT

     a. Skala dan Keragaman

Jumlah perangkat IoT yang terhubung dengan internet terus bertambah, serta keragaman sistem operasi dan platform yang digunakan. Hal ini meningkatkan kompleksitas manajemen keamanan dan menyulitkan pengembangan solusi keamanan yang konsisten.

     b. Kerentanan pada Perangkat

Banyak perangkat IoT yang dirancang dengan keterbatasan sumber daya, seperti daya komputasi dan memori yang terbatas. Keterbatasan ini membuat mereka rentan terhadap serangan yang mengandalkan kelemahan perangkat tersebut.

     c. Komunikasi yang Tidak Terenkripsi

Banyak perangkat IoT menggunakan protokol komunikasi yang tidak terenkripsi secara default, meningkatkan risiko intersepsi data dan manipulasi.

     d. Privasi dan Perlindungan Data

Pengumpulan data yang terus-menerus oleh perangkat IoT dapat menimbulkan risiko privasi dan penyalahgunaan data pribadi.

 

Solusi untuk Keamanan IoT

     a. Peningkatan Kesadaran

Pendidikan dan kesadaran tentang keamanan siber dalam IoT adalah langkah penting. Pengguna perlu memahami risiko dan tindakan yang dapat mereka ambil untuk melindungi perangkat mereka.

     b. Enkripsi dan Otentikasi

Penting untuk menerapkan enkripsi data dan mekanisme otentikasi yang kuat untuk melindungi integritas dan kerahasiaan data yang dikirimkan antara perangkat IoT.

     c. Pembaruan Perangkat Lunak yang Teratur

Produsen perangkat IoT harus menyediakan pembaruan perangkat lunak yang teratur untuk memperbaiki kerentanan keamanan yang ditemukan.

     d. Penilaian Keamanan Perangkat

Pengembang dan produsen perangkat IoT harus menjalankan penilaian keamanan yang ketat sebelum memasarkan produk mereka, dan terus melakukan peninjauan keamanan secara berkala.

     e. Kerjasama Industri

Kolaborasi antara produsen perangkat, penyedia layanan internet, dan peneliti keamanan siber dapat membantu mengidentifikasi kerentanan dan merespon serangan dengan lebih cepat dan efektif.

 

Dalam era Internet of Things, keamanan siber menjadi isu yang sangat penting. Dalam upaya menjaga keamanan dalam ekosistem IoT, tantangan seperti skala dan keragaman, kerentanan perangkat, komunikasi yang tidak terenkripsi, dan perlindungan data harus diatasi. Melalui peningkatan kesadaran, implementasi enkripsi dan otentikasi, pembaruan perangkat lunak yang teratur, penilaian keamanan yang ketat, dan kerjasama industri, dapat diambil langkah-langkah untuk meningkatkan keamanan dalam era Internet of Things.

Menjelajahi Era Internet of Things

Di era digital yang terus berkembang, konsep Internet of Things (IoT) telah menjadi salah satu tren teknologi terpanas. IoT merujuk pada jaringan perangkat fisik yang terhubung melalui internet, memungkinkan pertukaran data dan interaksi yang kompleks antara objek-objek tersebut. Dari rumah pintar hingga kendaraan otonom, IoT telah mengubah cara kita hidup, bekerja, dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi konsep dasar Internet of Things, manfaatnya, tantangan yang dihadapi, serta potensi masa depan yang menarik.

 

I. Konsep Dasar Internet of Things

Internet of Things melibatkan objek-objek fisik yang dilengkapi dengan sensor, perangkat keras, perangkat lunak, dan konektivitas internet yang memungkinkannya untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan lingkungan serta pengguna. Objek-objek ini dapat menjadi apa saja, mulai dari perangkat elektronik sehari-hari seperti smartphone, lampu, dan kulkas, hingga infrastruktur kota seperti lampu jalan, sistem transportasi, dan pengelolaan energi.

 

II. Manfaat Internet of Things

     1. Efisiensi dan Keterhubungan yang Meningkat

IoT memungkinkan pengumpulan data secara real-time dan pemantauan yang akurat, memungkinkan perbaikan efisiensi dalam berbagai bidang seperti energi, transportasi, dan manufaktur. Hal ini juga memungkinkan sistem yang lebih terintegrasi dan terhubung, memungkinkan kolaborasi antara perangkat dan aplikasi yang berbeda.

     2. Penyederhanaan dan Kemudahan Hidup

IoT telah menciptakan rumah pintar yang dapat mengontrol lampu, suhu, keamanan, dan banyak lagi. Selain itu, perangkat kesehatan yang terhubung dapat memantau kondisi kesehatan kita secara terus-menerus. Semua ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna.

     3. Inovasi dalam Berbagai Sektor

IoT telah memberikan basis bagi inovasi baru di berbagai sektor, termasuk kesehatan, pertanian, transportasi, dan industri. Dari kendaraan otonom yang dapat mengurangi kecelakaan lalu lintas, hingga sistem irigasi cerdas yang meningkatkan efisiensi penggunaan air di pertanian, IoT membuka pintu bagi kemajuan besar di banyak bidang.

 

III. Tantangan yang Dihadapi

Meskipun Internet of Things menawarkan banyak manfaat, ada beberapa tantangan yang perlu diatasi:

     1. Keamanan

Dengan peningkatan jumlah perangkat yang terhubung, keamanan data dan privasi menjadi perhatian utama. Perlu adanya langkah-langkah keamanan yang kuat untuk melindungi informasi pribadi dan mencegah serangan cyber.

     2. Interoperabilitas

Dalam ekosistem IoT yang kompleks, perlu adanya standar yang seragam agar berbagai perangkat dan platform dapat berkomunikasi secara efektif satu sama lain.

     3. Penyatuan Infrastruktur

Integrasi infrastruktur yang ada dengan teknologi IoT dapat menjadi tantangan. Infrastruktur kota yang sudah ada harus disesuaikan untuk mendukung konektivitas dan aplikasi IoT.

 

IV. Potensi Masa Depan

Internet of Things memiliki potensi besar dalam mengubah berbagai aspek kehidupan kita di masa depan. Beberapa perkembangan menjanjikan yang dapat kita harapkan meliputi:

     1. Smart Cities

Konsep kota pintar akan semakin berkembang, dengan infrastruktur yang terhubung secara cerdas, pengelolaan energi yang efisien, transportasi yang lebih baik, dan pengumpulan data yang akurat untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.

     2. Kesehatan yang Lebih Baik

IoT akan terus memperluas peran dan fungsinya dalam industri kesehatan, memungkinkan pengawasan dan pemantauan yang lebih baik terhadap kondisi pasien, pengobatan jarak jauh, dan perawatan yang personal.

     3. Industri 4.0

Dalam era Industri 4.0, IoT akan menjadi tulang punggung transformasi industri dengan penggunaan teknologi seperti pemeliharaan prediktif, robotika otomatisasi, dan rantai pasokan yang terhubung.

 

Internet of Things telah mengubah cara kita berinteraksi dengan dunia di sekitar kita. Dengan memungkinkan objek-objek fisik terhubung ke internet, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih efisien, nyaman, dan terhubung. Namun, tantangan seperti keamanan dan interoperabilitas perlu diatasi agar IoT dapat tumbuh dengan sukses. Dalam potensi masa depannya, IoT dapat mengarah pada terciptanya kota pintar yang lebih baik, sistem kesehatan yang lebih canggih, dan transformasi industri yang signifikan. Dengan terus mengembangkan teknologi ini dengan bijaksana, kita dapat menjelajahi lebih banyak manfaat dari era Internet of Things yang penuh potensi ini.

Kebobolan Data BSI, Urgensi Cyber Security

Keamanan siber telah menjadi isu yang semakin mendesak di era digital ini. Kemajuan teknologi memberikan manfaat yang luar biasa, tetapi juga membawa risiko serius terkait dengan kebocoran data dan serangan siber. Salah satu contohnya adalah peristiwa bobolnya data bank syariah di Indonesia, yang menjadi ancaman nyata bagi sistem keuangan dan kepercayaan publik. Artikel ini akan membahas peristiwa bobolnya data bank syariah Indonesia dan hubungannya dengan keamanan siber.

 

Latar Belakang Bank Syariah Indonesia

Bank Syariah Indonesia (BSI) adalah salah satu bank terbesar di Indonesia yang menerapkan prinsip-prinsip perbankan syariah. Bank ini menyediakan berbagai layanan keuangan berbasis teknologi, seperti internet banking dan mobile banking. Namun, dengan adanya ketergantungan pada teknologi ini, keamanan siber menjadi faktor kritis yang harus diatasi.

 

Penyebab Bobolnya Data

Ada beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab bobolnya data bank syariah Indonesia. Salah satunya adalah kerentanan sistem keamanan yang memungkinkan peretas untuk mengakses data sensitif dengan mudah. Pelaku kejahatan siber menggunakan berbagai metode, termasuk serangan phishing, malware, atau kelemahan dalam infrastruktur IT bank.

 

Dampak Terhadap Bank Syariah Indonesia

Bobolnya data bank syariah Indonesia memiliki dampak yang signifikan bagi bank dan nasabahnya. Bank mengalami kerugian finansial dan kerusakan reputasi yang serius. Nasabah yang data pribadinya dicuri menjadi rentan terhadap penipuan, pencurian identitas, dan kejahatan keuangan lainnya. Kejadian ini juga mengancam kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan syariah dan keamanan siber secara umum.

 

Tantangan dalam Keamanan Siber

Peristiwa bobolnya data bank syariah Indonesia menyoroti beberapa tantangan dalam keamanan siber yang perlu diatasi. Pertama, perlindungan data pribadi dan keuangan harus menjadi prioritas utama bagi institusi keuangan. Kedua, sistem keamanan harus selalu ditingkatkan dan diperbarui untuk mengantisipasi serangan baru yang semakin kompleks. Ketiga, kesadaran dan pendidikan terhadap keamanan siber perlu ditingkatkan, baik di kalangan nasabah maupun pekerja di sektor keuangan.

 

Langkah untuk Memperkuat Keamanan Siber

Untuk mengatasi ancaman serius ini, langkah-langkah konkret perlu diambil. Pertama, bank dan lembaga keuangan harus meningkatkan infrastruktur keamanan mereka, termasuk sistem proteksi data dan pemantauan keamanan yang efektif. Kedua, pelatihan dan kesadaran terkait keamanan siber harus diperkuat untuk melibatkan seluruh karyawan dan nasabah. Terakhir, kerjasama antar lembaga keuangan, pemerintah, dan lembaga penegak hukum perlu ditingkatkan untuk melacak dan menghukum pelaku kejahatan siber.

 

 

Peristiwa bobolnya data bank syariah Indonesia menekankan pentingnya keamanan siber dalam melindungi sistem keuangan dan privasi pelanggan. Ancaman serius ini membutuhkan perhatian serius dari bank, pemerintah, dan masyarakat secara keseluruhan. Dengan langkah-langkah yang tepat, seperti peningkatan infrastruktur keamanan dan peningkatan kesadaran terhadap keamanan siber, kita dapat memitigasi risiko dan membangun sistem perbankan yang lebih aman di masa depan.

NGOSEC #20 Digital Forensic 101: How to Combat Ransomware

Dunia yang semakin serba terkoneksi secara digital ini, serangan ransomware telah menjadi ancaman yang sudah tidak bisa dianggap remeh lagi. Ransomware adalah jenis malware yang mengenkripsi data korban dan menuntut pembayaran tebusan dalam bentuk mata uang digital agar data tersebut dikembalikan.

Tapi tenang aja, ada salah satu senjata ampuh yang dapat diandalkan untuk melacak, menganalisa, dan juga menghadapi serangan ransomware yaitu bernama forensik digital. Forensik digital itu merupakan ilmu yang fokusnya pada mengumpulkan, menganalisa, dan membaca bukti-bukti elektronik untuk kepentingan penyelidikan kriminal.

Kita harus lebih aware dan paham risiko-risiko yang ada. Jadi, jangan sampe terkecoh sama ransomware, ya!

Yuk ikuti diskusi tentang serangan ransomware dan forensik digital, bersama:

Josua Marojahan Manurung, S.Kom.
(Professional Bug Hunter dan Cyber Security Consultant at MNC Group)

Hari: Sabtu, 27 Mei 2023
Waktu: 09:00-11:00 WIB
Live via Zoom

Pada webinar kali ini kita akan membahas​

Pengetahuan mengenai ransomware

Pencegahan dari ancaman ransomware

Edukasi terhadap resiko ancaman ransomware

Apa saja yang akan didapatkan?

Special Doorprize

3 Peserta Beruntung

Ilmu dan Relasi

Ilmu yang sesuai dengan webinar

E-Certificate

Dengan melakukan pembayaran sebesar Rp15.000,-

Daftar Segera

Solusi Cyber Security Perusahaan Anda

Dalam era digital yang semakin maju, keamanan cyber menjadi isu kritis bagi setiap perusahaan. Ancaman keamanan seperti serangan siber, peretasan, pencurian data, dan malware semakin sering terjadi. Untuk melindungi bisnis Anda dari risiko ini, penting untuk mengadopsi praktik keamanan yang kuat. Perusahaan perlu menyadari pentingnya kesadaran terhadap keamanan siber (cyber security) dan melakukan pengujian keamanan sistem atau bisa juga disebut dengan penetration testing (pentest) yang dilakukan secara teratur. 

 

Cyber security merupakan praktik perlindungan terhadap serangan dan ancaman yang ditujukan kepada sistem komputer, jaringan, perangkat lunak, dan data. Ini melibatkan kegiatan mengidentifikasi, mencegah, mendeteksi, dan merespons serangan serta menjaga keamanan sistem dan informasi yang sensitif.

 

Memahami sejauh mana sistem mereka rentan terhadap serangan siber dan memberikan rekomendasi untuk memperbaiki kelemahan yang ditemukan sangat diperlukan bagi suatu perusahaan yang dilakukan dengan cara melakukan pentest yang dirancang untuk mengevaluasi keamanan sistem komputer dan jaringan perusahaan. Hal ini melibatkan upaya aktif untuk mengidentifikasi kerentanan yang ada dalam sistem dengan mencoba mengeksploitasi mereka. 

 

Ancaman serangan cyber terus meningkat, dan perusahaan harus berada di garis depan untuk melindungi sistem dan data mereka dari serangan yang merugikan. Dengan meningkatkan kesadaran terhadap keamanan cyber, karyawan perusahaan akan lebih waspada terhadap praktik keamanan yang buruk dan dapat mengenali tanda-tanda serangan cyber. Pentest membantu mengidentifikasi kerentanan dalam sistem, aplikasi, dan infrastruktur perusahaan sehingga dapat dilakukan perbaikan sebelum serangan nyata terjadi. Berikut merupakan alasan betapa pentingnya cyber security bagi suatu perusahaan : 

 

  • Data merupakan salah satu aset paling berharga bagi perusahaan. Pelanggaran keamanan dapat mengakibatkan kebocoran data yang merugikan, seperti kehilangan informasi pelanggan, rahasia bisnis, atau data keuangan. Kesadaran terhadap keamanan cyber dan pentest membantu perusahaan dalam mengidentifikasi dan memperbaiki celah keamanan yang dapat dieksploitasi oleh penyerang untuk mengakses dan mencuri data.

 

  • Keberhasilan serangan cyber dapat merusak reputasi perusahaan secara serius. Pelanggan dan mitra bisnis cenderung menghindari perusahaan yang terkena serangan cyber atau tidak memiliki langkah-langkah keamanan yang memadai. Dengan memiliki kesadaran terhadap keamanan cyber yang baik dan melakukan pentest secara berkala, perusahaan dapat memperlihatkan komitmen mereka terhadap keamanan data dan menginspirasi kepercayaan dari pihak lain.

 

  • Banyak negara telah menerapkan undang-undang dan regulasi terkait keamanan data, seperti GDPR di Uni Eropa atau Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) di Indonesia. Perusahaan perlu menjaga kepatuhan terhadap regulasi tersebut untuk menghindari sanksi dan konsekuensi hukum yang mungkin timbul. Pentest dapat membantu dalam mengidentifikasi pelanggaran terhadap kebijakan keamanan dan membantu perusahaan dalam menjaga kepatuhan terhadap regulasi tersebut.

 

  • Serangan cyber dapat menyebabkan kerugian finansial yang signifikan bagi perusahaan, baik dalam bentuk biaya pemulihan, kehilangan pendapatan, atau tuntutan hukum. Dengan melakukan pentest secara teratur, perusahaan dapat mengidentifikasi celah keamanan yang berpotensi mengakibatkan kerugian finansial dan mengambil tindakan yang tepat sebelum kerugian terjadi.

 

Dalam rangka mencapai tujuan ini, Widya Security menyediakan layanan cyber security yang berkualitas seperti penetration testing dan berkomitmen untuk membantu perusahaan Anda dalam mengatasi masalah keamanan siber. Hubungi kami segera untuk mendapatkan informasi selengkapnya dengan mengunjungi widyasecurity.com, melalui nomor kontak +62 813 9318 1596 atau mengirim surat email ke [email protected].

Apakah Game Perlu Penetration Testing?

Penetration testing atau pengujian penetrasi adalah proses menguji sistem keamanan dengan mencoba menemukan celah keamanan yang dapat dieksploitasi oleh pihak yang tidak berwenang. Pada artikel ini, kita akan membahas tentang pengujian penetrasi yang terkait dengan game.

 

Game adalah industri yang berkembang pesat, dengan ribuan game yang dirilis setiap tahunnya. Seiring dengan popularitas game yang semakin meningkat, keamanan game juga semakin menjadi perhatian utama bagi pengembang dan pemilik game. Penetration testing dapat membantu menemukan celah keamanan dalam game dan memastikan bahwa game tersebut aman dari serangan yang dapat mengancam keamanan game dan data pengguna.

 

Pengujian penetrasi game melibatkan pengujian keamanan pada beberapa aspek dari game, seperti sistem jaringan, basis data, antarmuka pengguna, dan sistem perlindungan. Pengujian ini bertujuan untuk menemukan kelemahan dalam sistem keamanan game dan memberikan rekomendasi untuk memperbaikinya.

 

Salah satu contoh pengujian penetrasi pada game adalah dengan melakukan serangan Distributed Denial of Service (DDoS) pada server game. DDoS adalah serangan yang dilakukan dengan mengirimkan lalu lintas jaringan yang sangat tinggi ke server game sehingga menyebabkan server tidak dapat menangani lalu lintas tersebut dan menyebabkan kegagalan sistem. Pengujian ini bertujuan untuk menguji ketersediaan server game dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan keamanan jaringan.

 

Selain DDoS, pengujian penetrasi pada game juga dapat melibatkan pengujian keamanan antarmuka pengguna (user interface) dan sistem perlindungan. Pengujian antarmuka pengguna bertujuan untuk menemukan celah keamanan pada antarmuka pengguna game, seperti celah XSS (cross-site scripting) atau celah SQL injection. Sedangkan pengujian sistem perlindungan bertujuan untuk menemukan celah keamanan pada sistem perlindungan game untuk mencegah permainan bajakan.

 

Pengujian penetrasi pada game sangat penting untuk melindungi game dan data pengguna dari serangan cyber. Pengujian ini harus dilakukan secara berkala untuk memastikan keamanan game tetap terjaga seiring dengan perkembangan teknologi dan perkembangan serangan cyber yang semakin canggih. Oleh karena itu, pengembang dan pemilik game harus memperhatikan keamanan game dan melakukan pengujian penetrasi secara teratur untuk memastikan bahwa game mereka aman dari serangan yang dapat membahayakan game dan pengguna.

Tech Talks 62: “The Power of Cyber Technology Innovations”

Halo Cyberian!

Cari tahu mengenai keamanan cyber dan inovasi teknologi AI, cara kerja serta tantangan AI dalam meningkatkan keamanan cyber, contoh kasus penggunaan AI dalam penanggulangan ancaman keamanan cyber, dan juga tentang blockchain, cara kerja, tantangan, dan peluang blockchain dalam mengembangkan keamanan cyber yang lebih efektif, serta contoh kasus penggunaan blockchain dalam mengamankan data dan transaksi digital di Webinar Tech Talks #62.

Yuk! berdiskusi bersama:

Riko Rasota Rahmada, S.Kom (Kemenkominfo – Ketua Tim Infratruktur Tata Kelola Pengendalian Penyelenggara Sistem Elektronik) & Dea Saka Kurnia Putra, S.Tr.MP (Asosiasi Blockchain Syariah Indonesia (ABSI), Founder Indonesia Blockchain Forum, & Founder Belajar Blockchain)

Hari: Sabtu, 20 Mei 2023

Waktu: 13:00-15:30 WIB

Live via Zoom

Pada webinar kali ini kita akan membahas​

Penggunaan Teknologi AI dan Blockchain​

Studi kasus penggunaan AI dan Blockchain​

Tantangan meningkatkan keamanan siber dengan AI dan Blockchain​

Apa saja yang akan didapatkan?

Special Doorprize

3 Peserta Beruntung

Ilmu dan Relasi

Ilmu yang sesuai dengan webinar

E-Certificate

Dengan melakukan pembayaran sebesar Rp10.000,-

Daftar Segera