Sistem yang Wajib Dilakukan Penetration Testing, Apa Saja?

platform atau sistem yang bisa dilakukan peneration testing

Dalam mengamankan suatu data diperlukan berbagai jenis penetration testing, Widya Security adalah pilihan yang tepat dalam membantu permasalahan data perusahaan anda Jika berdasarkan aset yang diuji pada penetration testing berupa pengujian jaringan, cloud, web, aplikasi seluler, API, dan blockchain.

Berikut ini penjelasan lebih lanjut terkait jenis jenis penetration testing.

Pentest Jaringan

Pentest jaringan merupakan audit keamanan yang digunakan untuk memeriksa keamanan jaringan secara detail dan teknis audit keamanan. Pada metode ini dilakukan pengevaluasian kerentanan jaringan komputer, berupa kecacatan pada sistem atau serangan jahat dari peretas illegal. Tes penetrasi bertujuan untuk mensimulasikan serangan dari peretas illegal dalam menentukan kerentanan jaringan.

Pentest Cloud

Pentest cloud merupakan jenis pengujian keamanan dengan analisis lingkungan komputasi awan untuk mengetahui kerentanan yang dapat dieksploitasi oleh peretas. Cloud pentest adalah komponen penting dari strategi keamanan cloud karena dapat mengungkap potensi kelemahan dalam kontrol keamanan cloud. Pentest cloud mampu dilakukan secara manual, oleh penguji manusia, atau secara otomatis oleh alat keamanan atau alat yang terintegrasi dengan pipeline CI/CD. 

Pentest cloud bertujuan untuk mengidentifikasi kerentanan pada infrastruktur cloud dan menentukan efektivitas kontrol yang diterapkan untuk melindungi infrastruktur. Pentest cloud secara khusus diwajibkan oleh perusahaan-perusahaan yang menyediakan layanan cloud dikarenakan perusahaan cloud menanggung tanggung jawab bersama maka permasalahan pelanggan juga menjadi tantangan perusahaan dalam meningkatkan keamanan cloud.

Pentest Web

Pentest aplikasi web adalah proses mengidentifikasi beberapa kemungkinan terkait bagaimana peretas mampu mendapatkan akses ke aplikasi web. Hal ini dilakukan untuk mengungkap kerentanan aplikasi web Anda dan mencegah pelanggaran data, pencurian identitas, kerugian finansial, dan konsekuensi negatif lainnya.

Penguji penetrasi biasanya mencoba memecahkan aplikasi web dengan mencari kerentanan seperti injeksi SQL, skrip lintas situs, dan pemalsuan permintaan lintas situs . Penguji kemudian mengidentifikasi kerentanan dan memeriksa apakah kerentanan tersebut dapat digunakan untuk mendapatkan akses ke informasi atau kontrol aplikasi web.

Pentest Aplikasi Mobile

Pentest aplikasi mobile dilakukan untuk mendapatkan akses ke data sensitif yang mengganggu fungsionalitas aplikasi. Pengujian ini dilakukan dengan menguji kerentanan keamanan aplikasi seluler kemudian dilaporkan  kepada pengembang aplikasi tersebut, ruang lingkup pengujian penetrasi seluler berupa pengujian fungsional aplikasi hingga pengujian keamanan aplikasi biasanya dilakukan pada android dan IOS

Pentest API

Pentest ini merupakan proses mengidentifikasi kerentanan dalam antarmuka pemrograman aplikasi (API). Pentest API adalah cara menguji permukaan serangan suatu aplikasi dengan mensimulasikan tindakan pengguna jahat. Pentest API mampu mendeteksi kelemahan keamanan apa pun dalam kode yang dapat membuat web atau aplikasi seluler rentan terhadap serangan cyber.

Pentest Blockchain

Blockchain adalah database terdistribusi yang memelihara daftar catatan terurut yang terus bertambah (blok). Setiap blok berisi stempel waktu dan tautan ke blok sebelumnya. Basis data Blockchain tersebar di seluruh jaringan komputer. Pentest blockchain berupa menilai keamanan jaringan blockchain, aplikasi, atau kontrak pintar. Ini adalah proses pengujian kerentanan yang diketahui dan tidak diketahui dalam jaringan blockchain, aplikasi, atau kontrak pintar.

Mengapa Penetration Testing di Widya Security Adalah Pilihan Paling Tepat?

Widya Security mampu memahami betapa pentingnya data Anda dan pelanggan Anda. Didampingi oleh ahli-ahli berpengalaman lebih dari 10 tahun yang memiliki sertifikat berstandar internasional seperti CEH, CHFI, dan ISO 27001 Lead Auditor. Pengujian yang kami lakukan tidak hanya menjaga keamanan data Anda tetapi juga data pelanggan atau klien Anda.

Penetration Testing di Widya Security tidak terbatas, kami memiliki tim profesional keamanan yang terampil dan terlatih menguji aplikasi secara manual untuk memastikan tidak ada risiko keamanan yang tidak tersentuh pada permasalahan data perusahaan Anda.

 

Ditulis Oleh : Afrilia Rizki Bening A

Penetration Testing Ungkap Ancaman Tersembunyi Keamanan Data

Penetration Testing Ungkap Ancaman Tersembunyi untuk Keamanan Data

Penetration Testing Ungkap Ancaman Tersembunyi Keamanan Data

 

Uji Penetrasi, atau penetration testing, merupakan salah satu teknik yang sangat berperan dalam dunia keamanan informasi. Tujuan  uji penetrasi untuk mengidentifikasi kerentanan serta potensi ancaman terhadap sistem dan data yang terdapat di dalamnya. Fokus utama dari uji penetrasi adalah membantu organisasi dalam mengidentifikasi potensi permasalahan terkait keamanan sebelum dijajaki oleh pihak yang berniat jahat. Artikel ini akan menjelaskan lebih rinci mengenai uji penetrasi dan mengapa langkah ini menjadi kunci penting dalam menjaga keamanan data.

 

Uji penetrasi adalah proses simulasi serangan yang ditujukan pada sistem komputer, jaringan, atau aplikasi. Hal ini dilakukan guna mengidentifikasi kelemahan yang dapat dimanfaatkan oleh pihak yang berpotensi melakukan serangan. Proses ini melibatkan teknik, alat, dan pendekatan yang serupa dengan yang digunakan oleh penyerang sungguhan, tetapi dilakukan dengan izin serta pengawasan yang ketat oleh organisasi terkait.

 

Tujuan Penetration Testing Ungkap Ancaman untuk Keamanan Data

Mengidentifikasi Kerentanan

Penetration testing dapat mengungkap ancaman tersembunyi untuk keamanan data uji. Selain itu dapaat membantu organisasi untuk mengenali kerentanan yang mungkin ada pada infrastruktur mereka. Ini melibatkan temuan terhadap kekurangan dalam perangkat lunak, konfigurasi yang tidak tepat, atau sistem keamanan yang kurang kuat.

Evaluasi Respons Keamanan

Dengan melakukan serangan yang dikendalikan, uji penetrasi juga berguna untuk mengukur sistem. Sejauh mana sistem dan tim keamanan organisasi dapat mendeteksi, merespons, dan mengatasi serangan tersebut.

Pengurangan Risiko

Melalui identifikasi kerentanan dan perlindugan terhadap potensi ancaman, organisasi dapat mengurangi risiko. Hal ini  terkait dengan hilangnya data atau potensi kerusakan pada reputasi mereka.

Kepatuhan dan Standar

Untuk beberapa sektor industri, seperti keuangan atau perawatan kesehatan, uji penetrasi diharuskan sebagai bagian dari kepatuhan terhadap regulasi dan standar keamanan data yang ketat.

 

Proses Penetration Testing Ungkap Ancaman untuk Keamanan Data

 

Proses uji penetrasi biasanya terdiri dari serangkaian langkah yang mencakup berbagai aktivitas, antara lain:

Perencanaan

Tahap awal melibatkan perencanaan dan pengaturan skop pengujian. Hal ini mencakup penetapan sasaran yang akan diuji, metode yang akan digunakan, dan tujuan yang ingin dicapai melalui pengujian tersebut.

Pengumpulan Informasi

Selanjutnya, informasi mengenai target yang akan diuji dikumpulkan, seperti alamat IP, sistem operasi yang digunakan, serta aplikasi yang aktif dalam sistem tersebut.

Pencitraan

Pada tahap ini, uji penetrasi berusaha untuk mengeksplorasi kerentanan yang mungkin ada dalam sistem untuk memahami sejauh mana potensi serangan dapat berhasil.

Eksploitasi

Setelah kerentanan teridentifikasi, langkah ini melibatkan upaya aktif untuk mengeksploitasi kerentanan tersebut guna memperoleh akses lebih lanjut atau mengambil alih kontrol sistem.

Evaluasi

Setelah serangan berhasil atau gagal, evaluasi hasil dari uji penetrasi dilakukan untuk mengidentifikasi kerentanan yang ada dan menilai kelemahan dalam sistem keamanan.

Pelaporan

Hasil pengujian ini kemudian dilaporkan kepada organisasi terkait, yang mencakup temuan kerentanan, risiko yang terkait, serta saran-saran untuk perbaikan.

 

Di tengah era keterhubungan digital yang semakin erat, keamanan data adalah salah satu aspek yang harus dijaga dengan cermat. Uji penetrasi adalah alat kuat untuk mengidentifikasi serta mengatasi potensi ancaman terhadap keamanan data. Dengan melakukan pengujian secara teratur, organisasi dapat meningkatkan sistem mereka, melindungi data yang bersifat sensitif. Selain itu mampu mengurangi risiko dari serangan yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, uji penetrasi merupakan investasi yang sangat penting dalam menjaga keamanan data di era digital saat ini. Mari lakukan uji penetrasi dengan menggunakan layanan  Widya Security.

Menarik bukan informasi mengenai penetration testing untuk menjaga keamanan data. Jika Anda tertarik mengenai layanan mengenai penetration testing mari kunjungi link ini https://widyasecurity.com/penetration-testing/

 

sumber : Freepik

 

Manfaat Sertifikasi ISO 27001 untuk Industri Keuangan dan Asuransi (BFSI)

sertifikasi iso 27001 untuk industri keuangan dan asuransi (bfsi)

Sertifikasi ISO 27001 atau ISO/IEC 27001 merupakan sebuah sertifikasi standar internasional yang dibuat untuk sebuah sistem manajemen keamanan informasi (ISMS). Sertifikasi ini dibutuhkan hampir di seluruh sektor termasuk keuangan dan layanan keuangan (Banking, Financial Services, and Insurances) atau BFSI. Dalam sertifikat ini menunjukkan bahwa suatu organisasi atau perusahaan telah teruji standar ISO 27001 itu sendiri melalui badan sertifikasi independen setelah melalui proses audit eksternal. Secara garis besar, isi dari sertifikasi ini antara lain adalah informasi identifikasi, nomor sertifikat, ruang lingkup sertifikasi, periode berlaku, tanggal pemberian, dan badan yang memberikan sertifikasi. 

Mengapa Sertifikasi ISO 27001 Penting untuk BFSI?

Sertifikat ISO 27001 memberikan keyakinan kepada pemangku kepentingan (stakeholders), termasuk pelanggan, mitra bisnis, dan pihak ketiga lainnya, bahwa organisasi telah mengimplementasikan dan memelihara sistem manajemen keamanan informasi sesuai dengan standar internasional. Dalam menjaga autentikasinya maka diperlukan audit berkala sehingga menjaga substansi dari sertifikat itu sendiri. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa sertifikasi ISO 27001 akan bermanfaat bagi organisasi atau perusahaan di sektor BFSI.

Meningkatkan Kepercayaan Konsumen

Adanya sertifikasi ISO 20071 ini menjadi bukti bahwa sistem informasi milik perusahaan telah sesuai standar. Konsumen akan memiliki kepercayaan yang tinggi baik sebelum maupun selama menggunakan sistem informasi perusahaan. Dengan adanya sertifikasi ini menunjukkan keseriusan perusahaan terhadap tanggung jawab mereka menjaga dan melindungi informasi konsumen. Di sisi lain, dengan adanya sertifikasi ini akan memberikan feedback sehingga perusahaan dapat terus meningkatkan kualitas layanan dalam pengelolaan dan keamanan data konsumen.

Bukti Kepatuhan Hukum

Dalam menjalankan sistem informasi perusahaan diperlukan syarat-syarat administratif termasuk pengujian standar di mata pemangku kebijakan. Untuk konteks sistem informasi ini, sertifikasi ISO 20071 akan menjadi media pembuktian bahwa perusahaan telah mematuhi aturan atau hukum yang berlaku sehingga berhak untuk diakui keberadaannya. Contohnya pada regulasi General Data Protection Regulation atau regulasi dalam sektor keuangan lainnya.

Manajemen Risiko

Sertifikasi yang berisi standar internasional untuk sistem manajemen keamanan informasi ini mendorong penjagaan keamanan berbasis risiko. Dalam audit eksternal, perusahaan di sektor BFSI dapat mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengelola risiko keamanan informasi mereka dengan lebih baik. 

Bagaimana Mendapatkan Sertifikasi ISO 27001 bagi Industri BFSI?

Selain banyaknya manfaat, ada banyak risiko kerugian apabila perusahaan belum mendapatkan sertifikasi ini. Keamanan data yang dipegang oleh perusahaan tidak terjamin dan serangan siber dapat merusak kapan saja. Hal tersebut tidak hanya menakutkan bagi perusahaan tetapi juga penggunanya sehingga akan menurunkan kepercayaan terhadap sistem perusahaan. Oleh karena itu, segera lakukan sertifikasi untuk perusahaan BFSI ya! Widya Security dapat menjadi pilihan terbaik dalam melakukan konsultasi dan pendampingan bagi perusahaan yang akan mendapat sertifikasi ISO 27001 sehingga keamanan data dan kepercayaan pengguna perusahaan semakin meningkat!

 

Ditulis Oleh : Safiera Anindya S

6 Tools Pentest Andalan yang Cocok untuk Pemula

tools pentest

Ternyata, hacker atau peretas tak selalu berkonotasi negatif. Saat ini terdapat sebuah istilah terhadap peretas baik yang menggunakan skill dan teknologi dengan etika. Peretas ini biasanya disebut sebagai “white hat hacker” atau “ethical hacker”. Salah satu penyaluran skill yang bijaksana mengenai peretasan ini adalah melalui penetration testing. Penetration testing atau pentest adalah pengujian tingkat keamanan suatu sistem keamanan. Untuk menjalankan tugasnya, white hat hacker membutuhkan bantuan teknologi melalui tools pentest. Berikut ini beberapa tools pentest yang banyak digunakan atau diandalkan oleh para ethical hackers atau pun pemula.

Tools Pentest yang Menjadi Andalan Ethical Hacker

Kali Linux

Tool yang satu ini merupakan sebuah proyek open-source milik Offensive Security. Beberapa fitur yang digemari dari tool ini contohnya adalah full disk encryption dan aksesibilitas. Pada dasarnya tool ini dapat digunakan di dalam sebuah hardware, tetapi seringkali digunakan menggunakan mesin virtual seperti OS X ataupun Windows.

Hydra

Kalau tool yang ini biasanya digunakan untuk memecahkan kata sandi dalam sebuah layanan jaringan. Tool ini sendiri dapat melakukan serangan cepat secara masif pada beberapa layanan lainnya. Hydra dapat menguji keamanan open source yang mendukung berbagai protokol untuk melakukan serangan brute-force. 

Nmap

Nmap merupakan tool yang berfungsi untuk mendeteksi jaringan yang digunakan dalam sebuah open source seperti identifikasi host dan layanan di jaringan tersebut. Tool ini dirancang untuk mengidentifikasi perangkat yang terhubung ke sebuah jaringan, menilai keamanan jaringan, dan mendeteksi potensi kerentanan sistem.

TheHarvester

Tool TheHarvester cukup mirip dengan Nmap, yaitu berfungsi sebagai alat yang menguji sistem dari open source. TheHarvester mengidentifikasi informasi seperti alamat email, nama domain, subdomain, alamat IP, dan informasi lainnya dari berbagai search engine maupun situs web.

Wireshark

Wireshark adalah tool pemantauan jaringan dan analisa sistem open source yang digunakan untuk memeriksa data lalu lintas jaringan secara mendalam. Dengan menggunakan Wireshark, kamu dapat mengetahui hal-hal yang dikirim dan diterima di jaringan. Alat ini memungkinkan kamu untuk melihat detail protokol, mengidentifikasi masalah jaringan, menganalisa kinerja, dan menemukan potensi ancaman keamanan. Wireshark sangat berguna untuk mengatasi masalah jaringan dan memahami lalu lintas data yang melewati jaringan.

John the Ripper

Tool ini digunakan untuk mengidentifikasi dan menguji kekuatan kata sandi dengan melakukan serangan brute-force atau serangan kamus. John the Ripper dapat mendukung berbagai format penyimpanan kata sandi dan digunakan oleh profesional keamanan untuk menilai kekuatan kata sandi dalam berbagai lingkungan.

Nah, itu dia jenis-jenis tools pentest yang banyak digunakan oleh para ethical hackers bahkan hacker pemula. Dalam menggunakan alat pentest ini kamu harus bijak dan berdasarkan urgensi yang jelas ya. Maka dari itu, kamu akan menjadi bagian dari ethical hackers dan bukan sebaliknya. Dalam melakukan pentest pun dapat memanfaatkan jasa dari pihak ketiga. Widya Security yang berlokasi di Jogja, hadir sebagai penyedia layanan untuk meningkatkan keamanan sistem. Salah satu pentest yang disediakan Widya Security yaitu Vulnerability and Penetration Testing. Melalui pengujian tersebut akan membantu meningkatkan keamanan jaringan baik aplikasi mobile, website, server, dan jaringan.

 

Ditulis Oleh : Safiera Anindya S