Industri game telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, dengan jutaan gamer di seluruh dunia yang menikmati beragam pengalaman interaktif. Namun, popularitas ini juga menjadikan industri game menjadi target utama bagi penjahat dunia maya yang ingin mengeksploitasi kerentanannya. Sudah banyak sekali aksi para hacker yang telah membobol beberapa developer besar, dan biasanya mereka melakukan ini untuk mendapatkan akses gratis ke suatu jenis game.
Beberapa contoh tindakan yang dilakukan oleh hacker dalam melakukan serangan ke industri game adalah dengan melakukan pembajakan. Pembajakan ini biasanya dilakukan dengan meretas sistem keamanan permainan atau perangkat lunak, yang memungkinkan hacker untuk mengakses game tanpa membayar, atau bahkan membuat versi palsu yang merugikan developer dan pemain yang sah.
Selain itu, hacker juga sering kali menggunakan teknik pembajakan akun, di mana mereka mencuri atau memperoleh ilegal informasi login pemain untuk mengakses akun mereka. Hal ini dapat mengakibatkan kehilangan item dalam game, peretasan data pribadi, atau bahkan pemerasan melalui ancaman pengungkapan informasi pribadi. Selain itu ada beberapa serangan lain yang menyasar industri game, Berikut beberapa jenis serangan yang menysara industri game antara lain:
Serangan DDoS (Distributed Denial of Service)
salah satu jenis serangan yang cukup umum adalah Serangan DDoS (Distributed Denial of Service). Serangan ini terjadi ketika sekelompok komputer, seringkali disebut sebagai botnet, bersama-sama mengalirkan lalu lintas ke server game dalam jumlah yang sangat besar. Akibatnya, server menjadi terbebani, mengalami kinerja rendah, bahkan bisa mati total. Selain memberikan ketidaknyamanan bagi pemain, serangan DDoS juga dapat dimanfaatkan sebagai alat pemerasan, di mana penyerang mengancam akan melancarkan serangan DDoS jika tidak ada pembayaran tertentu.
Beberapa sumber menyebutkan bahwa serangan DDoS terhadap industri game dari cenderung meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Meningkatnya serangan DDoS terhadap industri game dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah pertumbuhan pesat jumlah pemain online. Seiring dengan popularitas game daring yang terus meningkat, jumlah pengguna yang terlibat dalam sesi game online secara simultan juga meningkat. Hal ini menciptakan peluang bagi penyerang untuk meningkatkan dampak serangan DDoS mereka dengan mengarahkannya pada server yang dianggap sebagai titik lemah.
Serangan Aplikasi Web dan API
Aplikasi web dan API merupakan bagian integral dari industri game, mendukung segalanya mulai dari pengalaman multipemain online hingga pembelian dalam game. Namun, teknologi ini menimbulkan kerentanan yang dapat dieksploitasi oleh penyerang. Serangan terhadap aplikasi web dan API ini biasanya memberikan memiliki motivasi untuk mencuri data pengguna, mendapatkan akses tanpa izin ke sistem permainan, atau mengganggu layanan.
Serangan yang paling umum terhadap Aplikasi Web dan API adalah Cross Site Scripting(XXS), RCE/RFI, data leakage, dan serangan lainnya. XSS menjadi mayoritas dari semua serangan yang ditargetkan pada game RPG(Role Playing Game) Online yang menjadi genre game populer hingga saat ini. Cross Site Scripting (XXS) melibatkan penyisipan kode skrip berbahaya ke dalam halaman web yang kemudian dieksekusi oleh pengguna yang melihat halaman tersebut. Dalam konteks game online, serangan ini dapat dimanfaatkan untuk mencuri kredensial pengguna, mengambil alih akun, atau menyebabkan kerusakan pada fungsionalitas permainan.
Serangan Bot
Selain itu, serangan bot juga menjadi ancaman serius. Bot atau program komputer otomatis dapat digunakan untuk melakukan berbagai tindakan di dalam game, seperti farming (pengumpulan sumber daya secara otomatis) atau penyebaran spam. Pemakaian bot tidak hanya merusak ekonomi dalam game dengan menciptakan ketidakseimbangan, tetapi juga memberikan keuntungan tidak adil bagi pemain yang memanfaatkannya.
Setidaknya ada 3 tingkatan bot yang saat ini menjadi ancaman terhadap industri game, diantaranya bot simple, moderate dan advanced. Bot sederhana umumnya melakukan serangan seperti spamming, DDoS, atau pengumpulan mata uang dalam game. Selanjutnya, Bot tingkat moderat memiliki kemampuan yang lebih maju dan sering kali digunakan untuk kegiatan ilegal dalam permainan, seperti cheat atau penggunaan program ilegal.
Berbeda dengan dua bot sebelumnya, bot tingkat advanced atau tingkat lanjut memiliki kemampuan yang sangat canggih. Mereka dapat melakukan tugas yang lebih kompleks, seperti meniru perilaku manusia dan menghindari deteksi oleh sistem keamanan. Bot ini sering kali digunakan untuk mengelabui sistem keamanan game dan melakukan aksi kecurangan yang sulit dideteksi.
Ketiga serangan tersebut menjadi ancaman yang cukup serius dalam industri game. Hal ini tentunya menjadi salah satu alasan mengapa cyber security cukup penting diterapkan dalam Industri Game. Widya Security memahami bahwa industri game merupakan salah satu industri yang krusial. Widya Security sebagai jasa Pentest di Indonesia, memiliki layanan yang bisa meningkatkan keamanan dengan penetration testing berbasis aplikasi mobile, website, server, dan jaringan. Dengan memilih Widya Security, perusahaan di industri game telah memilih langkah yang bijak untuk menanggulangi kejahatan di bidang Cyber Security.
Ditulis Oleh : Rian Jakawardana

