Dalam era digital 2024, keamanan siber menjadi isu krusial bagi perusahaan di Indonesia. Kelemahan sistem keamanan dapat dimanfaatkan untuk meretas data, meningkatkan risiko kebocoran data, dan berpotensi menyebabkan kerugian finansial serta reputasi. Oleh karena itu, investasi untuk keamanan data bisa menjadi prioritas utama perusahaan untuk menghalau serangan siber yang mungkin terjadi di tahun 2024 ini.
Serangan siber tidak mengenal batasan sektor dan dapat muncul dari berbagai sumber. Kebanyakan kasus serangan siber kerap menimpa perusahaan di bidang perbankan, e-commerce, marketplace, telekomunikasi, asuransi, dan jasa keuangan di Indonesia. Kasus pembobolan ini selain membuat imej perusahaan goyah, juga rawan memicu guncangan keuangan internal.
Saat ini, serangan siber tidak lagi hanya bersifat konvensional, melainkan juga melibatkan taktik yang lebih canggih, seperti serangan ransomware yang merajalela, upaya phishing yang semakin tajam, dan ancaman terkait teknologi Internet of Things (IoT). Oleh karena itu, perusahaan perlu meningkatkan upaya perlindungan dan respons terhadap ancaman ini.
Pentingnya Investasi Keamanan Siber di tahun 2024
Sepanjang tahun 2023, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melaporkan lebih dari 350 juta serangan siber di Indonesia hingga akhir tahun, dengan sebagian besar serangan menyasar perusahaan swasta dan lembaga pemerintahan. Kemungkinan besar tren ancaman siber di tahun 2024 diperkirakan tetap serupa, dengan serangan yang semakin canggih dan beragam, seperti serangan ransomware yang merajalela, serangan phishing yang semakin canggih, dan ancaman terkait keamanan Internet of Things (IoT).
Oleh karena itu, Investasi dalam cyber security menjadi hal yang sangat penting bagi suatu perusahaan. Salah satu investasi yang bisa digunakan untuk menghalau serangan siber yaitu dengan penetration testing. Pentest ini melibatkan simulasi serangan oleh tim keamanan untuk mengidentifikasi celah keamanan yang potensial dieksploitasi oleh penyerang. Dengan menjalankan penetration testing, perusahaan dapat menilai keefektifan sistem keamanan mereka, mengidentifikasi dan mengatasi kerentanan potensial, dan meningkatkan ketahanan mereka terhadap ancaman siber.
Penetration Testing Bantu Menghalau Ancaman Keamanan di Perusahaan
Berbicara mengenai pentest, tentunya setiap perusahaan mempunyai kebijakan sendiri untuk menggunakan tim internal atau jasa perusahaan yang mempunyai tim ahli yang telah mumpuni. Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Namun biasanya menggunakan tim internal mempunyai keterbatasan sumber daya dan keahlian spesifik. Berbeda dengan tim internal, tim ahli dari jasa layanan cenderung mempunyai banyak pengalaman dalam menangani kasus di berbagai industri. Tim ahli juga biasanya mempunyai metode tertentu yang telah teruji dan sertifikasi ISO 27001 tentang standarisasi keamanan yang belum tentu dimiliki oleh tim internal perusahaan.
Widya Security yang sebagai jasa pentest Indonesia yang berbasis di jogja, dapat menguji aplikasi seluler, server, jaringan, dan situs web melalui layanan pentest. Widya Security sudah membantu dan bekerjasama dengan korporasi hingga lembaga pemerintahan untuk melakukan pengujian keamanan dalam periode tertentu. Hal itu dilakukan dengan simulasi penyerangan siber, laporan analisa dampak hingga rekomendasi tindak lanjut serta pencegahan. Widya Security juga mendukung perusahaan memenuhi persyaratan standar keamanan informasi seperti ISO 27001. Widya Security membersamai perusahaan dengan tim profesional yang ahli di bidangnya, serta laboratorium yang memadai.
Implementasi terbaik dari pentest bisa dilakukan dengan berbasis waktu (seperti setiap tahun) atau berbasis kebutuhan. Pada kebutuhan seperti ketika sebuah perusahaan merilis aplikasi baru atau pembaruan aplikasi. Melakukan pentest menjadi sangat penting karena ancaman siber yang semakin beragam dan berubah setiap saat, dengan melakukan pentest perusahaan dapat mengetahui celah keamanan yang mungkin tidak terdeteksi dan dapat mengambil tindakan untuk memperbaikinya sebelum ancaman tersebut menyebar.

