Skip to content
Home / Artikel / Pentest Untuk Perusahaan Teknologi: 10 Pertimbangan Penting

Pentest Untuk Perusahaan Teknologi: 10 Pertimbangan Penting

pentest untuk perusahaan teknologi

Pentest atau penetration testing merupakan langkah kritis yang diambil untuk  menguji dan memastikan bahwa aplikasi yang sedang dikembangkan bebas dari celah yang bisa dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Pengujian sistem atau infrastruktur yang bertujuan menguji seberapa baik keamanan yang diterapkan pada sistem atau infrastruktur tersebut.

Perusahaan teknologi yang berurusan dengan IT memiliki data-data penting yang rentan akan kebobolan dan pencurian, maka dari itu  diwajibkan untuk melakukan pentest  menurut Peraturan Bank Indonesia (PBI) atau Otoritas Jasa Keuangan (OJK) beberapa perusahaan di Indonesia diharuskan untuk diuji segi keamanan IT-nya  minimal satu tahun dua kali atau minimal enam bulan sekali testing.  

Jika Anda masih ragu untuk mengimplementasikan penetration testing pada manajemen keamanan siber perusahaan teknologi berikut 10 alasan mengapa pentest penting untuk perusahaan teknologi. Mari kita simak!

Hemat Biaya

Meskipun biaya awal pentesting mungkin terlihat sebagai investasi, hal ini dapat menghasilkan penghematan biaya jangka panjang. Mengidentifikasi dan memperbaiki kerentanan sebelum dieksploitasi lebih hemat biaya daripada mengatasi dampak setelah terjadinya pelanggaran keamanan.

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh IBM, biaya kerugian bisnis yang dialami setelah serangan cyber rata-rata mencapai $1,42 juta dolar per insiden. Ini tidak termasuk sumber daya yang dihabiskan untuk melakukan pemulihan dari serangan cyber, yang rata-rata mencapai $13 juta pada tahun 2018.

Mengidentifikasi Kerentanan

Pentesting membantu mengungkapkan kerentanan dalam perangkat lunak, aplikasi, jaringan, dan sistem perusahaan. Dengan mensimulasikan serangan dunia nyata, pentester dapat menemukan kelemahan yang dapat dimanfaatkan oleh hacker jahat.

Melindungi Reputasi

Serangan siber tidak hanya berdampak pada keamanan data dan kerugian bisnis, serangan siber akan juga berdampak pada reputasi perusahaan Anda. Perusahaan yang tidak mampu mengatasi atau mencegah serangan siber akan mengurangi kepercayaan konsumen terhadap perusahaan dan dapat merusak reputasi perusahaan secara serius. 

Baca Juga  SIEM Agent dalam Keamanan Cyber: Keberhasilan dan Manfaatnya

Dengan dilakukannya pentesting secara berkala dapat membantu mencegah insiden keamanan yang dapat menyebabkan pelanggaran data atau gangguan layanan, menjaga kepercayaan pelanggan dan mitra perusahaan.

Peningkatan Berkelanjutan

Pentesting yang dilakukan secara reguler memungkinkan perbaikan berkelanjutan terhadap langkah-langkah keamanan. Teknologi yang terus berkembang memunculkan ancaman baru dalam bidang keamanan siber dengan dilakukannya pentest membantu menyesuaikan protokol keamanan untuk mengatasi perubahan lanskap risiko keamanan siber.

Peningkatan secara berkala ini terbilang tidak seberapa dibandingkan dengan manfaatnya yang dapat mencegah risiko-risiko peretasan yang berpotensi menghambat operasional bisnis dan kerugian material bagi perusahaan. 

Meningkatkan Kesadaran Keamanan Siber

Pentesting meningkatkan kesadaran karyawan dan pemangku kepentingan tentang ancaman keamanan siber dan pentingnya mempertahankan lingkungan yang aman. Ini mempromosikan budaya yang sadar keamanan dalam sebuah perusahaan/organisasi.

Jika seluruh struktur di dalam perusahaan sadar terhadap keamanan siber, baik secara teknis seperti tim keamanan siber atau karyawan yang tidak berhubungan dengan sistem keamanan juga mengetahui setidaknya hal dasar terkait keamanan siber, maka hal tersebut akan sangat membantu bagi perusahaan.

Memperkuat Pertahanan

Dengan mensimulasikan skenario serangan dunia nyata, pentest membantu memperkuat mekanisme pertahanan perusahaan. Ini dapat memberikan wawasan tentang seberapa baik sistem dapat menahan berbagai jenis ancaman siber.

Baik ancaman yang pernah diatasi sebelumnya maupun ancaman baru atau ancaman yang belum terdeteksi pada sistem keamanan perusahaan. Hal ini membantu meningkatkan keterampilan atau skill dalam ancaman-ancaman serangan siber yang baru.

Perlindungan Data Pelanggan

Perusahaan teknologi seringkali menangani data pelanggan yang bersifat sensitif, keamanan data menjadi prioritas penting bagi bisnis terutama bidang teknologi dan merupakan ancaman yang paling sering menjadi kecemasan perusahaan teknologi, contohnya kebocoran data yang terjadi pada Facebook di tahun 2018, sebanyak 87 juta informasi data pribadi pengguna jejaring sosial ini secara ilegal digunakan untuk menargetkan para pemilih dalam pemilu di Amerika.

Baca Juga  Pentingnya Security Policy Di Bidang Cybersecurity

Contoh kasus tersebut menyoroti pentingnya keamanan data bagi perusahaan teknologi dan dampak serius yang dapat terjadi jika keamanan data tidak dijaga dengan baik. Kebocoran data dapat mengakibatkan kerugian finansial, kehilangan reputasi, dan potensi konsekuensi hukum bagi perusahaan yang terkena dampaknya. Oleh karena itu, melindungi data pelanggan dan keamanan informasi harus menjadi prioritas utama bagi perusahaan teknologi. 

Persyaratan Kepatuhan

Banyak industri memiliki standar kepatuhan dan regulasi tertentu yang mewajibkan penilaian keamanan secara berkala. Pentesting memastikan bahwa perusahaan teknologi tetap mematuhi standar industri dan regulasi tersebut. 

Di Indonesia sendiri regulasi pentest ada pada PBI (Peraturan Bank Indonesia) no. 9/15/PBI/2017 tentang “Penerapan Risiko dalam Penggunaan Teknologi Informasi oleh Bank Umum” yang berisi “Pengujian Penetrasi (Penetration Testing) terhadap jaringan internal dan eksternal secara berkala sekurang-kurangnya 1 tahun sekali.” dan juga SE OJK Nomor 21/SEOJK.03/2017.

Mitigasi Risiko

Mitigasi risiko penting dilakukan untuk membantu perusahaan mengidentifikasi risiko jauh sebelum risiko itu terjadi. Hal ini memberikan perusahaan waktu yang cukup untuk merencanakan munculnya ancaman serangan siber. Perusahaan dapat sepenuhnya mencegah suatu risiko serangan sebelum serangan itu terjadi selama mereka mengidentifikasi ancaman serangan tersebut terlebih dahulu.

Mengidentifikasi dan menangani kerentanan melalui uji penetrasi mengurangi risiko keamanan. Pendekatan mitigasi risiko yang proaktif ini membantu mencegah potensi eksploitasi oleh penjahat dunia maya.

Validasi Keamanan

Pentesting memvalidasi efektivitas langkah-langkah keamanan yang suda ada. Ini memastikan bahwa kontrol keamanan, seperti firewall, sistem deteksi intrusi, dan kontrol akses, berfungsi seperti yang diinginkan.

Keamanan cyber kini menjadi hal yang penting bagi banyak bisnis di tengah masyarakat digital yang terus berkembang termasuk bagi perusahaan teknologi.Dengan bantuan uji penetrasi, Anda dapat mengidentifikasi sejauh mana keamanan dan kerentanan pada aplikasi terhadap serangan, memberi tahu para pemangku kepentingan seperti manajemen perusahaan untuk dapat mengalokasikan sumber daya dengan tepat, dan mencegah kerugian di masa depan. 
Kami di Widya Security memberikan penawaran jasa pentest yang sudah terjamin bagi perusahaan teknologi.

Baca Juga  Malvertising: Ancaman dalam Cybersecurity dan Cara Menghindarinya
Bagikan konten ini