
Laporan Cybersecurity Ventures (2025) memperkirakan kerugian ekonomi global akibat kejahatan siber mencapai USD 10,5 triliun per tahun, meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan 2020. Indonesia sendiri mengalami peningkatan serangan siber hingga 60% pada semester pertama 2025, berdasarkan laporan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Penetration testing merupakan langkah proaktif untuk mengidentifikasi celah keamanan dan mencegah potensi serangan siber. Di sepanjang tahun 2025, keamanan siber berada di tengah ancaman yang signifikan
Sebagai konsekuensi dari konflik ini, risiko keamanan siber juga semakin meningkat. Salah satu risiko utama yang menghantui perusahaan adalah potensi serangan oleh peretas yang mampu mengeksploitasi kerentanan dalam infrastruktur IT. Salah satu Serangan siber yang mengguncang di Indonesia adalah serangan siber terhadap Bank Sentral Indonesia (Mei 2025): sistem digital bank sempat lumpuh selama 12 jam akibat serangan phishing massal yang menargetkan pegawai internal.
Ancaman ini dapat mengakibatkan kerugian finansial yang signifikan, bahkan dapat menghentikan fungsi operasional perusahaan. Namun, jangan khawatir, Anda dapat menangkal semua permasalahan ini dengan menerapkan penetration testing pada sistem keamanan perusahaan Anda. Penetration testing menjadi salah satu jawaban penting dalam menjaga keamanan dan keberlangsungan bisnis di era ancaman siber yang semakin kompleks.
Memangnya apa itu penetration testing dan mengapa hal ini sangat penting bagi keamanan perusahaan?
Apa itu Penetration Testing?
Secara sederhana, penetration testing adalah sebuah metode untuk menguji seberapa kuat sistem keamanan sebuah jaringan, aplikasi, atau website. Metode ini dilakukan dengan cara mensimulasikan serangan siber nyata layaknya seorang hacker yang mencoba menembus pertahanan sistem siber. Bedanya, serangan ini dilakukan secara legal dan terkontrol oleh profesional keamanan siber.
Tujuan utamanya adalah menemukan celah atau kerentanan sistem sebelum benar-benar dimanfaatkan oleh peretas. Hal ini membuat penetration testing jauh lebih efektif dibanding hanya mengandalkan scanning otomatis, karena hasilnya lebih realistis dan sesuai dengan situasi di dunia nyata.
Mengapa Penetration Testing Penting untuk keamanan Perusahaan
Penetration testing (pentesting), merupakan metode penilaian keamanan yang berfokus pada pengujian sistem komputer, jaringan, atau aplikasi perangkat lunak untuk mengidentifikasi kerentanan potensial yang dapat dieksploitasi oleh pihak peretas. Lingkup penetration testing dapat bervariasi mulai dari uji penetrasi pada aplikasi web tunggal yang sederhana hingga simulasi penyerangan berskala penuh pada perusahaan.
- Mengidentifikasi Kerentanan Sebelum Diserang Hacker
Keamanan data seringkali memiliki celah yang dapat diserang. Serangan siber memanfaatkan celah kecil yang tidak terdeteksi. Dengan pentest, perusahan dapat menemukan kelemahan tersebut lebih awal sebelum dieksploitasi oleh hacker.
- Melindungi Data Sensitif
Data pelanggan, informasi finansial, dan dokumen penting merupakan aset sangat berharga bagi perusahaan. Penetration testing membantu memastikan bahwa data tersebut tidak mudah diakses oleh pihak luar.
- Meningkatkan Kepercayaan Pengguna
Keamanan data siber yang baik akan meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap layanan digital yang digunakan. Ini sangat penting bagi perusahaan yang bergantung pada platform online.
- Kepatuhan terhadap Regulasi
Banyak standar keamanan seperti ISO 27001 atau regulasi perlindungan data yang mewajibkan pengujian keamanan secara berkala, termasuk penetration testing.
- Mengurangi Risiko Kerugian Finansial
Serangan siber dapat menyebabkan kerugian besar, baik secara finansial maupun reputasi. Dengan pentest, risiko tersebut dapat diminimalkan secara signifikan.
Jenis – Jenis Penetration Testing
- Black Box Testing
Merupakan pengujian sistem siber dimana pengujian ini dilakukan tanpa memiliki informasi awal tentang sistem siber, sehingga pengujian ini merupakan simulasi yang dilakukan sesuai dengan realita keamanan siber.
- White Box Testing
Penguji memiliki akses penuh terhadap sistem siber. Jenis ini menjadi metode pengujian untuk menguji serta membuat sistem pengamanan terhadap serangan siber yang dilakukan oleh para peretas.
- Grey Box Testing
Metode yang dilakukan dengan kombinasi Black box testing dan White box testing dimana metode ini merupakan metode pengujian keamanan sistem dimana penguji memiliki sebagian informasi tentang sistem, tetapi tidak sepenuhnya seperti pada White Box Testing. Pendekatan ini menggabungkan kelebihan dari Black Box (tanpa akses) dan White Box (akses penuh).
Widya Security adalah perusahaan cyber security asal Indonesia yang berfokus pada penetration testing. Dalam era digital saat ini, keamanan informasi menjadi salah satu hal yang sangat penting bagi perusahaan. Widya Security menjadi perusahaan yang dapat memenuhi kebutuhan keamanan data bagi perusahaan Anda untuk mengurangi risiko serangan melalui service VAPT. Widya Security sendiri merupakan perusahaan yang telah memperoleh sertifikasi ISO 27001:2022, standar internasional untuk Information Security Management System (ISMS). ISO 27001:2022 adalah standar yang diakui secara internasional untuk membantu organisasi mengelola risiko keamanan informasi. Hal ini termasuk perlindungan data, pengendalian akses, serta kesiapan menghadapi potensi insiden siber. Sertifikasi ini menjadi indikator bahwa sistem, proses, dan kebijakan keamanan informasi telah melalui evaluasi ketat oleh lembaga sertifikasi independen.
Di tengah meningkatnya ancaman siber dan kompleksitas sistem digital, keamanan informasi tidak lagi cukup mengandalkan teknologi semata. Diperlukan pendekatan menyeluruh serta komprehensif yang mencakup tata kelola, manajemen risiko, serta kesadaran organisasi terhadap perlindungan data. Pendekatan ini memungkinkan Widya Security tidak hanya membantu klien mengidentifikasi celah keamanan. Namun memastikan bahwa pengelolaan informasi selama proses tersebut dilakukan sesuai dengan praktik terbaik internasional.
Secara keseluruhan, penetration testing memainkan peran yang sangat penting dalam membantu perusahaan melindungi informasi sensitif dari ancaman yang mungkin dihadapi.
