Mencegah Serangan Malware pada WiFi Perusahaan

serangan malware pada jaringan wifi perusahaan

Apakah jaringan WiFi perusahaan Anda sudah aman? Pertanyaan ini mungkin terdengar sederhana.Tetapi keamanan jaringan WiFi perusahaan merupakan aspek yang krusial dalam menjaga keberlangsungan bisnis di era digital saat ini. Semakin kompleksnya ancaman siber dan serangan malware yang mengintai, penting bagi setiap perusahaan untuk melindungi data dengan baik. Baik itu dari serangan dan penyerangan yang berpotensi merugikan atau kelalaian karyawan.

Jaringan WiFi yang rentan dapat menjadi pintu masuk bagi serangan siber yang merusak, pencurian data sensitif, dan bahkan gangguan operasional yang signifikan. Oleh karena itu, mengevaluasi tingkat keamanan jaringan WiFi perusahaan merupakan langkah yang sangat penting dalam memastikan keselamatan data dan operasional bisnis.

Risiko Serangan Malware pada WiFi Perusahaan

Pencurian Data Sensitif: Serangan malware pada jaringan WiFi perusahaan dapat menyebabkan pencurian data sensitif, seperti informasi pelanggan, informasi keuangan, dan rahasia dagang perusahaan. Data yang dicuri dapat digunakan untuk tujuan kriminal, seperti identitas pencurian, penipuan keuangan, atau pemerasan.

  1. Penyebaran Infeksi: Malware yang berhasil memasuki jaringan WiFi perusahaan dapat dengan cepat menyebar ke perangkat lain dalam jaringan. Termasuk komputer, server, dan perangkat mobile. Hal ini dapat mengakibatkan penyebaran infeksi yang luas dan merusak.
  2. Gangguan Operasional: Serangan malware dapat menyebabkan gangguan operasional yang signifikan bagi perusahaan. Seperti penurunan kinerja sistem, waktu henti layanan, atau bahkan kegagalan sistem yang parah. Hal ini dapat mengganggu produktivitas karyawan dan mengakibatkan kerugian finansial yang besar.
  3. Merusak Reputasi: Serangan malware pada jaringan WiFi perusahaan dapat merusak reputasi perusahaan dan kehilangan kepercayaan pelanggan. Jika pelanggan mengetahui bahwa data mereka telah dikompromikan karena kelemahan keamanan perusahaan, mereka mungkin beralih ke pesaing yang lebih aman.

Langkah-Langkah Pencegahan Serangan

Pembaruan Perangkat Lunak

Pastikan semua perangkat yang terhubung ke jaringan WiFi perusahaan, termasuk router, switch, dan perangkat end-point, diperbarui secara teratur dengan patch keamanan terbaru. Pembaruan perangkat lunak membantu menutup celah keamanan yang dapat dieksploitasi oleh malware.

Konfigurasi Jaringan yang Aman

Konfigurasikan jaringan WiFi perusahaan dengan pengaturan keamanan yang kuat, termasuk enkripsi WPA2 atau WPA3 Perusahaan juga perlu penggunaan sandi yang kompleks, dan pembatasan akses berdasarkan identitas pengguna.

Segmentasi Jaringan

Segmentasikan jaringan WiFi perusahaan ke dalam zona-zona terpisah untuk membatasi penyebaran malware dalam jaringan. Ini memungkinkan untuk mengisolasi infeksi dan mencegahnya menyebar ke seluruh jaringan.

Security Training untuk Karyawan

Berikan pelatihan kesadaran keamanan kepada karyawan tentang risiko malware dan praktik terbaik dalam menggunakan jaringan WiFi perusahaan. Ini termasuk mengenali tanda-tanda serangan malware, menghindari mengklik tautan atau lampiran yang mencurigakan, dan memperbarui perangkat lunak secara teratur.

Penggunaan Solusi Keamanan yang Komprehensif

Pertimbangkan untuk mengimplementasikan solusi keamanan yang komprehensif, seperti firewall berbasis cloud, deteksi ancaman yang canggih, dan solusi keamanan end-point. Solusi ini dapat membantu mendeteksi dan mencegah serangan malware sebelum mereka dapat menyebabkan kerusakan.

Melakukan Penetration Testing

Penetration testing merupakan langkah penting dalam mencegah serangan malware pada jaringan WiFi perusahaan. Dengan melakukan pengujian penetrasi secara teratur, perusahaan dapat mengidentifikasi dan memperbaiki celah keamanan dalam jaringan mereka sebelum mereka dieksploitasi oleh penyerang. Pengujian penetrasi membantu menguji efektivitas kontrol keamanan yang ada, menemukan kerentanan yang tidak terdeteksi sebelumnya. Kemudian memastikan bahwa jaringan WiFi perusahaan berada dalam kondisi yang aman dari serangan malware.

Dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan yang tepat dan melakukan penetration testing secara teratur, perusahaan dapat meminimalkan risiko serangan malware dan melindungi aset dan reputasi mereka.

Dalam menghadapi ancaman serius serangan malware pada jaringan WiFi perusahaan, penting bagi setiap perusahaan untuk mengambil langkah-langkah proaktif dalam meningkatkan keamanan mereka. Setiap langkah yang diambil dapat membantu mengurangi risiko serangan siber dan melindungi aset serta reputasi perusahaan. Namun, upaya pencegahan tersebut sebaiknya tidak berhenti di situ.

Melalui pengujian penetrasi secara teratur, perusahaan dapat mengidentifikasi celah keamanan yang mungkin ada dalam jaringan mereka. Kemudian perusahaan dapat memperbaikinya sebelum mereka dieksploitasi oleh penyerang. Dengan demikian, integrasi pengujian penetrasi sebagai bagian dari strategi keamanan jaringan WiFi perusahaan menjadi kunci dalam menjaga kelangsungan operasional bisnis di era digital yang terus berkembang.

Keamanan Cyber untuk UMKM: Peran Vital Penetration Testing

keamanan cyber untuk UMKM

Penggunaan teknologi informasi semakin menjadi kebutuhan utama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mengelola bisnis mereka. Dengan semakin banyaknya transaksi yang dilakukan secara online dan penyimpanan data digital, keamanan cyber menjadi aspek yang sangat penting untuk dipertimbangkan. Meskipun serangan siber sering kali dianggap sebagai ancaman bagi perusahaan besar, UMKM juga rentan terhadap risiko yang sama. Inilah mengapa pentingnya penetration testing, atau pengujian penetrasi, semakin mendapatkan perhatian di kalangan UMKM.

Keamanan Cyber: Tantangan bagi UMKM

UMKM seringkali memiliki sumber daya terbatas, baik dalam hal keuangan maupun personel, yang membuat mereka menjadi sasaran yang menarik bagi para penyerang siber. Serangan siber terhadap UMKM dapat mengakibatkan kerugian finansial yang serius, kehilangan data pelanggan, dan bahkan berpotensi mengancam kelangsungan hidup bisnis. 

Namun, kesadaran tentang pentingnya keamanan cyber dalam lingkup UMKM seringkali kurang, dan banyak di antara mereka mungkin tidak menyadari bahwa mereka juga rentan terhadap serangan siber. Hal ini diperparah oleh persepsi bahwa serangan siber hanya menargetkan perusahaan besar dengan data bernilai tinggi. Padahal, kenyataannya adalah para penyerang siber sering mencari celah di perusahaan kecil yang mungkin memiliki pertahanan keamanan yang lebih lemah. Kurangnya investasi dalam teknologi keamanan dan pelatihan bagi karyawan tentang praktik keamanan siber yang baik membuat UMKM lebih mudah menjadi target. Oleh karena itu, meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya keamanan siber serta mengambil langkah proaktif untuk melindungi bisnis dari ancaman ini sangat krusial bagi keberlangsungan UMKM.

Apa Itu Penetration Testing?

Penetration testing adalah proses evaluasi keamanan yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengeksploitasi celah keamanan dalam sistem IT, termasuk jaringan, aplikasi, dan website. Proses ini melibatkan upaya aktif untuk menemukan kelemahan dalam sistem dengan cara yang mirip dengan tindakan yang dapat dilakukan oleh peretas jahat. Penetration testing dilakukan oleh para profesional keamanan yang memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk mengevaluasi kerentanan sistem dengan cara yang realistis.

Pentingnya Penetration Testing untuk UMKM

Identifikasi Kerentanan

Penetration testing membantu UMKM mengidentifikasi celah keamanan yang mungkin ada dalam sistem mereka. Dengan mengetahui kerentanan ini, mereka dapat mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki masalah tersebut sebelum dieksploitasi oleh hacker jahat.

Meningkatkan Keamanan Cyber

Dengan mengetahui celah keamanan yang ada, UMKM dapat mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan keamanan sistem mereka secara keseluruhan. Ini termasuk memperbarui perangkat lunak, mengubah konfigurasi sistem, dan meningkatkan kesadaran keamanan karyawan.

Mengurangi Risiko

Dengan mengurangi jumlah dan tingkat kerentanan dalam sistem, UMKM dapat mengurangi risiko serangan siber dan potensi kerugian yang terkait dengan mereka. Penetration testing membantu UMKM untuk menjadi lebih tangguh terhadap serangan siber dan meningkatkan kemampuan mereka untuk merespons dengan cepat terhadap ancaman yang muncul.

Mendukung Kepatuhan Regulasi Keamanan Cyber

UMKM sering kali harus mematuhi regulasi keamanan data tertentu, terutama jika mereka menangani informasi sensitif pelanggan. Penetration testing dapat membantu mereka memenuhi persyaratan keamanan data yang ditetapkan oleh regulasi tersebut.

Implementasi Penetration Testing untuk UMKM untuk Keamanan Cyber

Meskipun penting, penetration testing sering dianggap sebagai langkah yang mahal dan rumit, terutama bagi UMKM dengan sumber daya terbatas. Namun, ada berbagai cara di mana UMKM dapat mengimplementasikan penetration testing secara efektif

Menggunakan Layanan Penetration Testing As-a-Service (PTaaS)

PTaaS menyediakan solusi yang terjangkau dan mudah diakses untuk UMKM yang tidak memiliki sumber daya internal untuk melakukan penetration testing. Layanan ini seringkali dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran bisnis.

Menggunakan Alat Open Source

Ada banyak alat penetration testing open source yang tersedia secara gratis yang dapat digunakan oleh UMKM untuk melakukan pengujian keamanan mereka sendiri. Namun, penting untuk memastikan bahwa penggunaan alat-alat ini dilakukan dengan benar dan sesuai dengan prinsip-prinsip keamanan.

Melibatkan Pihak Ketiga

UMKM juga dapat bekerja sama dengan penyedia layanan keamanan yang dapat membantu mereka dalam melakukan penetration testing secara profesional. Penyedia layanan ini seringkali memiliki pengetahuan dan pengalaman yang luas dalam mengidentifikasi dan mengevaluasi kerentanan sistem. Contohnya, Widya Security menawarkan layanan penetration testing. Pentest dapat membantu UMKM mengidentifikasi celah keamanan dan memberikan rekomendasi untuk memperkuat sistem mereka. Dengan bekerja sama dengan Widya Security, UMKM dapat memastikan bahwa mereka memiliki pertahanan yang kuat terhadap ancaman siber, meskipun dengan sumber daya yang terbatas. Pelajari selengkapnya dengan berdiskusi dengan tim kami di sini.

Keamanan Cyber, Penting untuk Perusahaan Saat Ini

Dalam era digital yang semakin terhubung ini, keamanan cyber menjadi prioritas yang semakin penting bagi UMKM. Penetration testing adalah alat yang sangat efektif untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi kerentanan sistem. Pentest merupakan langkah pertama yang penting dalam menjaga keamanan dan integritas data bisnis. Dengan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya keamanan cyber dan mengimplementasikan praktik-praktik terbaik, UMKM dapat melindungi diri mereka sendiri dari serangan siber. Ini juga memastikan kelangsungan bisnis mereka di masa depan.

Inilah Spesifikasi Perusahaan yang Efektif dengan Jasa Pentest!

jasa pentest indonesia

Pada saat ini banyak perusahaan dan start-up yang tengah berkembang dengan sangat pesat, melihat perkembangan yang sangat pesat itu, pengembangan terkait sistem keamanan cyber juga harus diperhatikan. Dalam usaha menjaga sistem keamanan cyber, pentest adalah salah satu metode yang penting untuk dilakukan. Dengan pentest sebuah perusahaan akan mampu mengetahui sejauh mana keamanan terkait arus jaringan yang ada pada sebuah perusahaan. Melalui pentest juga, perusahaan mampu untuk meminimalisir kerugian dampak dari pencurian data yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab seperti hacker. Lalu, siapa saja yang lebih efektif menggunakan jasa pentest?

Perusahaan-perusahaan yang Wajib Menggunakan Jasa Pentest

Adapun beberapa perusahaan berikut yang wajib menggunakan jasa pentest adalah.

Perusahaan Bidang Perdagangan

Dengan kemunculan online shop yang memudahkan customer dan pedagang dalam melakukan aktivitas jual-beli, risiko terkait keamanan cyber pun mulai muncul. Mengingat perkembangan e-commerce yang sangat pesat para hacker juga mengevaluasi metode peretasan nya. Maka dari itu, perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan sangat memerlukan jasa pentest sebagai penguji sistem keamanan cyber nya. Dengan melakukan pengujian secara berkala pada sistem keamanan cyber, perusahaan dapat memantau sejauh mana resiko yang akan timbul, guna menghadapi para hacker yang tidak bertanggung jawab.

Perusahaan Bidang Industri

Ternyata, bidang ini pun harus ikut hati-hati dengan resiko serangan cyber. Bidang industri ini memang berfokus untuk memproduksi bahan mentah hingga jadi memiliki data-data penting di dalam nya. Persaingan bisnis yang sangat ketat memicu adanya resiko pencurian data dari pihak yang tidak bertanggung jawab, yang tentunya hal ini akan sangat merugikan untuk perusahaan tersebut. Peranan pentest dalam menguji sistem keamanan cyber pada bidang industri pun disini sangat dibutuhkan. 

Perusahaan Bidang Jasa

Perusahaan yang bergerak dalam bidang ini biasanya terfokus untuk menawarkan jasa. Saat ini bidang pelayanan jasa yang populer seiring dengan naiknya fenomena belanja online adalah jasa antar-kirim. Banyak sekali kemunculan perusahaan yang menawarkan bidang jasa terkhusus pada jasa antar-kirim pada saat ini. Namun, banyak juga fenomena ketidakpuasan yang terjadi dalam bidang ini. Yang terbaru dan sering muncul adalah fenomena order fiktif. Hal ini bisa saja terjadi karena adanya pihak yang tidak bertanggung jawab dalam fenomenanya, keamanan selaku pelaku usaha dalam bidang ini pun terancam, dan kerugian pun tidak dapat dihindarkan. Untuk meminimalisir resiko ini, pentest dapat digunakan untuk usaha menerobos celah keamanan cyber perusahaan yang berada pada bidang jasa ini, lalu dievaluasi ulang pada sistem keamanan suatu perusahaan tersebut.

Jadi, Siapa yang Butuh Jasa Pentest?

Pada dasarnya, semua perusahaan harus mementingkan sistem keamanan cyber. 3 jenis perusahaan di atas adalah contoh bagaimana pentest berperan dalam keamanan cyber pada lingkup perusahaan. Ada 2 jenis perusahaan yang bisa menggunakan jasa pentest, yaitu perusahaan bidang Agraris dan perusahaan Ekstraktif. Kedua jenis perusahaan tersebut sama-sama mengelola sumber daya alam dalam pengoprasian bisnis nya. Pentest sangat penting dalam kedua jenis bidang perusahaan tersebut karena, jika perusahaan tersebut sudah menyentuh skala besar yang sudah mengharuskan perusahaan tersebut melakukan aktivitas ekspor-impor, tentunya keamanan cyber dalam pelaksanaanya sangat krusial. 

Pentest digunakan demi menguji dan menemukan celah yang rentan disusupi oleh hacker. Dengan menggunakan jasa pentest perusahaan akan terhindar dari resiko yang dapat merugikan perusahaan itu sendiri dalam biang serangan cyber yang sewaktu-waktu dapat menyerang suatu perusahaan.

Mengetahui 7 Jenis Vulnerability Assessment

jenis vulnerability assessment

Demi mengatasi risiko serangan cyber yang kian meningkat. Saat ini, keamanan cyber pun juga ikut mengalami pembaruan. Sekarang ada istilah Vulnerability Assessment, sebagai langkah baru penanganan risiko serangan cyber. Vulnerability Assessment adalah proses keamanan sistem jaringan dimana cara kerja nya dengan mengidentifikasi, mengevaluasi, lalu mengklasifikasikan tingkat kerentanan sistem keamanan cyber. Vulnerability Assessment memiliki banyak jenis dalam metode pengaplikasiannya. Mulai dari, penilaian terhadap jaringan, hosting, database dan masih banyak lagi. 

Strategi ini dianggap sebagai indikator penilaian kerentanan dalam sistem infrastruktur keamanan perusahaan atau suatu instansi. Hasil dari proses vulnerability assessment sangat penting untuk dipertimbangkan pada upaya pencegahan serangan cyber di kemudian hari.

7 Jenis Vulnerability Assessment

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai jenis-jenis vulnerability assessment, berikut ini adalah jenis-jenis vulnerability assessment.

Database Assessment

Sesuai dengan namanya penilaian kerentanan ini akan mengacu pada sistem database sebagai sumber package data penting terkait perusahan yang biasanya dicuri lewat serangan cyber. Vulnerability Assessment pada jenis ini akan berfokus untuk mengklasifikasi data penting dari perusahaan atau instansi, dengan tujuan membagi data sekaligus mencari celah yang berisiko disusupi oleh malware.

Network Assessment

Khusus untuk jenis ini, penilaian kerentanan akan berada pada level identifikasi atau analisis risiko dalam sebuah jaringan. Sebagian besar serangan cyber masuk melalui jaringan, hal ini mengindikasikan bahwa jaringan pada dunia cyber sangatlah rentan dan berbahaya jika tidak di evaluasi, identifikasi lebih lanjut lagi. Penilaian kerentanan yang meliputi firewall, switch, dan router, akan sangat berguna demi menjaga sistem keamanan cyber.

Host Assessment

Vulnerability assessment juga berlaku untuk menilai kerentanan host perusahaan. Assessment jenis ini akan fokus untuk mengidentifikasi dan menganalisis hosting, workstation, dan server yang digunakan perusahaan. Risiko keamanan cyber dapat timbul jika penanganan terkait host perusahaan terganggu. 

Web Application Assessment

Sama dengan sistem jaringan yang menjadi sasaran empuk bagi para penyerangan cyber, aplikasi juga memiliki tingkat risiko yang tinggi untuk disusupi oleh hacker. Assesment jenis ini akan menilai kinerja keseluruhan web aplikasi atau perangkat lunak lain yang berfungsi pada sistem server dan seluler yang terhubung langsung dengan perusahaan. Demi untuk mencegah celah crack yang ada untuk menghindari serangan cyber masuk kedalam aplikasi.

Wireless Network Assessment

Penilaian terkait sistem jaringan nirkabel (WiFi) juga sangat penting untuk dilakukan. Penggunaan WiFi yang pada saat ini yang meningkat, menjadikan risiko untuk peretasan pun meningkat. Mengingat konfigurasi sistem jaringan nirkabel jenis ini memiliki kerentanan yang tinggi. Maka, penilaian jaringan nirkabel pun wajib diperhatikan.

Cloud Assessment

Pada saat ini cloud menjadi sistem penyimpanan yang fleksibel untuk digunakan. Dengan penyimpanan yang tidak berbentuk fisik para perusahaan mulai beralih pada jenis penyimpanan ini. Vulnerability Assessment pada jenis cloud pun hadir untuk menilai kerentanan sistem penyimpanan cloud pada perusahaan yang menggunakannya.

Hardware Assessment

Mengacu pada namanya penilaian kerentanan jenis ini akan berfokus pada perangkat keras atau hardware pada perusahaan. penilaian kerentanan berfokus pada perangkat fisik melingkupi kamera dan akses perlindungan berbentuk fisik lainya. 

Untuk melakukan metode Vulnerability Assessment  perlu memerlukan jasa dari para ahli. Saat ini di Widya Security, sebagai perusahaan yang bergerak di bidang cyber security. Telah menyediakan layanan Vulnerability Assessment and Penetration Testing (VAPT). Kunjungi widyasecurity.com untuk mengetahui informasi produk dan layanan Vulnerability Assessment and Penetration Testing (VAPT) dari Widya Security atau diskusi langsung melalui WhatsApp di sini.

Langkah Recovery dari Serangan Ransomware

pemulihan serangan ransomware

Pada saat ini, cyber attack dapat terjadi dalam berbagai bentuk. Salah satu serangan cyber yang muncul adalah jenis Ransomware. Ransomware adalah salah satu jenis malware yang diidentifikasi melalui data atau suatu sistem yang ditahan atau disandera dengan oleh pelaku penyerangan cyber dengan tujuan korban memberikan bentuk kompensasi atau pembayaran. Motif dari ransomware ini adalah menebar ancaman dengan mengcorrupt salah satu data penting terkait perusahaan atau instansi. 

Pemulihan terkait data yang telah diambil oleh hacker mungkin sangat sulit dilakukan oleh orang awam. Namun, ada sebuah cara yang untuk memulihkan data Anda yang terkena ransomware. dalam upaya untuk menangani serangan ransomware yang ada, hal dasar yang harus diketahui lebih dahulu adalah menemukan file yang memicu ransomware terjadi pada perangkat Anda. Ikuti langkah berikut ini dalam menangani Ransomware.

Pemulihan Pasca Serangan Ransomware Menggunakan Zerto 

Ada banyak cara dalam pemulihan terhadap serangan ransomware, Namun dalam langkah ini kita akan fokus untuk menggunakan alat Zerto sebagai media nya.

Zerto adalah sebuah perusahaan Hewlett Packard Enterprise, yang dapat memberikan solusi pemulihan terhadap ransomware secara real-time. Dengan memanfaatkan continuous data protection (CDP) serta memastikan kinerja utama berfokus pada recovery point objective (RPO) dengan sangat rendah. 

Memulihkan File dan Aplikasi melalui alat Zerto

Jika Anda sudah menginstall dan menggunakan Zerto, peringatan dini terkait indikasi usaha penyerangan cyber akan otomatis masuk dalam email atau notifikasi API yang disebarkan oleh Zerto kepada Anda. 

  1. Pilih Menu Restore, Lalu klik salah satu atau kelompok file yang terindikasi terkena ransomware dalam file.
  2. Selanjutnya, pilih VM yang ingin dipulihkan, setelah memilih ini file yang akan dipulihkan. Zerto akan otomatis menampilkan penjurnalan untuk ditelusuri lebih dalam.
  3. Kemudian, Zerto akan menampilkan banyak checkpoints yang bisa Anda tinjau dan identifikasi lebih lanjut, mengenai hasil dari analisis dari Zerto.
  4. Setelah Anda meninjau dan mengidentifikasi checkpoints yang terindikasi sebagai malware oleh Zerto, Anda dapat kembali dan menandai file-file yang dianggap aman.
  5. Terakhir, Anda dapat menelusuri dan memilih file yang ingin Anda pulihkan menggunakan wizard sederhana. Pilih file yang ingin dipulihkan, pilih satu set kredensial untuk diautentikasi ke dalam VM, dan tekan Pulihkan. 

Data yang sudah dipulihkan melalui alat Zerto akan otomatis kembali ke dalam file Zerto, lalu Anda dapat menyalin atau memindahkan file tersebut ke tempat semula. Proses pemulihan yang cepat dan sederhana dengan meminimalisir celah gangguan lain yang dapat muncul dalam proses pemulihan. 

Langkah Dasar Pemulihan Pasca Serangan Ransomware

Jika Anda tidak ingin menangani pasca serangan ini menggunakan media atau alat Zerto, ada beberapa langkah dasar pemulihan filenya. Beberapa tugas dasar dalam menangani ransome sebagai berikut:

  1. Cari dan temukan file pemicu

Task pertama yang harus Anda lakukan tentunya dengan mencari dan menemukan file yang memicu serangan ransomware terhadap komputer Anda. 

  1. Tentukan jenis ransomware yang terjadi pada komputer Anda

Anda harus mengidentifikasi ransomware yang terjadi pada komputer Anda jenisnya seperti apa. Umumnya bentuk dari ransomware adalah penguncian layar dan berbasis enkripsi. 

  1. Memutuskan koneksi yang terhubung dengan perangkat

Hal ini dapat meminimalisir penyebaran serangan ransomware yang ada pada komputer Anda. 

  1. Pulihkan sistem file

Umumnya setiap orang akan memulihkan data yang hilang akibat dari serangan ransomware dengan menggunakan data cadangan. Namun, ransomware bisa saja memiliki rentang waktu tunggu selama 6 bulan. untuk meminimalisir serangan ulang terjadi. 

Pemulihan pasca serangan ransomware dengan mandiri tanpa menggunakan media mungkin sedikit memakan waktu. Ada banyak aplikasi atau web yang dapat membantu pemulihan pasca serangan ransomware yang ada. Dari situ, Anda dapat menentukan gaya dalam meningkatkan keamanan data Anda.

Perbedaan Malvertising dan Adware Dalam Cyber Attack

malvertising vs adware

Cyber attack selalu memiliki berbagai celah untuk dapat masuk ke dalam komputer kita, salah satunya adalah malvertising dan adware. Malvertising dan adware banyak tersebar dalam situs website dan saat ini muncul pada software bawaan smartphone atau komputer. Simak artikel berikut ini untuk mengetahui apa itu malvertising dan adware.

Sebenarnya apa itu Malvertising?

Malvertising adalah singkatan dari Malware Advertising, jika disederhanakan adalah perpaduan antara malware dan iklan, yang berarti iklan yang disusupi oleh virus. Malvertising akan muncul dalam bentuk iklan sesuai dengan namanya, dengan spesifikasi menyasar pada iklan online. 

Malvertising dapat ditemui pada situs website. Situs web membutuhkan iklan sebagai support website itu sendiri. Namun, tidak semua iklan yang muncul pada situs web tersebut hanya berisi media promosi, hacker biasanya menanamkan virus dalam iklan tersebut dengan maksud dan tujuan tertentu. Biasanya malvertising ini muncul pada situs judi online, ilegal streaming, dan situs penyedia game MOD atau crack.

Lalu apa itu Adware?

Adware adalah singkatan dari Advertising supported software. Adware adalah sebuah aplikasi atau software yang dapat memunculkan iklan pop-up secara otomatis. Adware dapat muncul jika pengguna menginstall aplikasi ilegal atau juga pengguna mengklik pop-up iklan. Instalasi software yang tidak resmi memicu ketidakamanan software itu sendiri. 

Selain itu, Adware juga bisa terdapat pada aplikasi bawaan dari smartphone atau komputer itu sendiri. Namun, jarang sekali kasus yang terjadi pada model ini. Ada resiko malware atau virus yang tertanam di dalam software yang terindikasi sebagai adware. Namun, sangat sulit untuk mengidentifikasi nya karena sistem ini akan otomatis muncul secara acak.

Perbedaan antara Malvertising dan Adware

Keduanya memiliki sumber resiko virus yang sama, yaitu sama-sama berada pada iklan. Namun, yang membedakan nya adalah jika malvertising berbentuk iklan pop-up online yang tersebar di situs website, adware justru berada pada software itu sendiri sebagai delivery iklan yang mengandung virusnya. Perbedaan cara penyaluran virusnya lah yang menjadikan keduanya ini tidak sama, walaupun keduanya sama-sama berbasis pada iklan atau advertising

Ciri-ciri Malvertising dan Adware

Malvertising memiliki ciri khusu sebagai berikut:

  • Penyampaian iklan yang tidak profesional dan terkesan asal-asalan
  • Iklan dengan tidak menggunakan EYD atau ejaan yang sesuai
  • Iklan yang menawarkan janji tidak realistis
  • Iklan yang biasanya mengabarkan gosip skandal artis atau kejadian viral yang sudah lampau.

Sedangkan ciri-ciri adware yaitu:

  • Kinerja sistem smartphone atau komputer menjadi lambat
  • Proses loading yang membutuhkan waktu yang lama
  • Seringkali muncul banyak pop-up
  • Konsumsi data yang boros walaupun sistem sedang off
  • Tampilan browser atau software yang asing tidak seperti biasanya
  • Software yang dijalankan seringkali mengalami crash 

Tidak semua iklan berbahaya. Namun, tetap beresiko mengandung malware di dalamnya, apalagi saat ini banyak jenis cyber attack yang menyasar iklan sebagai mediator nya. Selalu waspadai iklan yang muncul pada smartphone dan komputer anda, demi pencegahan lebih dini terkait antisipasi serangan cyber attack.

Oleh: Widi Setiawan

Cloud Computing: Kenali 5 Potensi Ancaman Sibernya

cloud computing

Dalam era digital yang semakin maju, cloud computing telah menjadi pilihan utama bagi perusahaan maupun organisasi dalam mengelola data dan aplikasi mereka. Cloud computing merupakan sistem penyediaan layanan komputasi yang memungkinkan pengguna untuk mengakses dan menggunakan sumber daya komputasi seperti server, penyimpanan data, hingga database melalui internet. Melalui implementasinya, perusahaan tidak perlu lagi memiliki dan memelihara perangkat keras secara fisik, karena semua dapat diakses melalui satu sistem.

Cloud computing menawarkan berbagai keuntungan bagi penggunanya. Salah satu keuntungan dalam implementasi ini adalah dapat meminimalisir biaya operasional perusahaan. Perusahaan tidak perlu mengeluarkan investasi besar untuk membeli maupun memelihara infrastruktur TI berbentuk fisik untuk mengolah data. Namun, dibalik keuntungan yang ditawarkan oleh cloud computing, ada ancaman siber yang selalu mengintainya. Oleh karena itu, perusahaan tetap waspada ketika melakukan implementasi cloud computing.

Inilah 5 Potensi Ancaman Siber Pada Cloud Computing

Kebocoran Data

Salah satu fungsi dari cloud computing adalah untuk menyimpan dan mengolah data dengan cepat melalui internet. Namun, fungsi ini juga menjadikan sebagai sasaran empuk bagi penyerang untuk melakukan pencurian data. Penyerang dapat mengeksploitasi sistem melalui celah kerentanan yang ada untuk melakukan eksploitasi data – data sensitif milik perusahaan. Perusahaan dapat mengaktifkan lapisan keamanan seperti 2FA maupun dengan melakukan pentest untuk mencegah pencurian data dan melindungi keamanan cloud dari serangan siber..

Ancaman Internal

Cloud computing tidak hanya berasal dari luar, tetapi juga dapat datang dari dalam internal perusahaan. Ini dapat berasal dari human error yang mungkin dilakukan oleh karyawan perusahaan. Karyawan yang memiliki akses ke data sensitif atau sistem cloud memiliki potensi untuk secara tidak sengaja atau disengaja menyebabkan kebocoran data, atau gangguan dalam operasi cloud. Dalam melakukan pencegahan ancaman internal, perusahaan dapat menerapkan kebijakan dan kontrol akses yang ketat untuk mengurangi resiko dari ancaman ini. 

Hacking Interface

Hacking interface pada cloud computing dapat menjadi ancaman serius karena interface ini menjadi pintu gerbang utama bagi pengguna, administrator, dan aplikasi untuk berinteraksi dengan layanan cloud. Jika interface ini tidak cukup aman, dapat memberikan kesempatan bagi penyerang untuk melakukan pencurian data. Tak hanya itu, hacking interface dapat mengambil alih kontrol penuh atas kinerja sistem cloud. Oleh karena itu, penting untuk memprioritaskan keamanan interface cloud dan menerapkan langkah-langkah yang tepat untuk melindunginya dari serangan hacking.

Distributed Denial of Service (DDoS)

Cloud computing yang dapat diakses melalui internet dapat mempermudah penyerang dapat melakukan serangan Distributed Denial of Service (DDoS). Dalam serangan ini penyerang akan membanjiri cloud dengan lalu lintas jaringan yang berlebihan, yang dapat mengakibatkan cloud tidak dapat diakses oleh pengguna yang sah. Perusahaan dapat secara aktif memantau lalu lintas jaringan dan mengidentifikasi serta memblokir aktivitas yang mencurigakan.

Malware 

Serangan malware dapat menjadi ancaman serius karena dapat merusak sistem yang terhubung dalam cloud. Serangan ini dapat terjadi ketika pengguna tidak sengaja terkena phising dengan membuka tautan link berbahaya dari sumber yang tidak dikenal. Kecepatan penyebarannya yang luar biasa memungkinkannya menyebar dengan cepat, mengakibatkan potensi downtime bahkan membuat sistem tidak dapat diakses sama sekali. Selain itu, serangan malware dapat merusak enkripsi data sehingga memicu kehilangan data yang tersimpan pada cloud. Perusahaan dapat melakukan pentest secara rutin untuk melakukan pencegahan dan identifikasi celah keamanan pada sistem lebih cepat.

5 Tips Memilih Layanan Cyber Security Training

cyber security training

Kebutuhan akan ahli cyber security semakin banyak di tengah perkembangan teknologi yang semakin maju. Dengan semakin banyaknya penggunaan teknologi dalam berbagai sektor, membuat serangan siber semakin berkembang. Akibatnya diperlukan ahli-ahli yang memahami secara mendalam mengenai cyber security untuk mengatasi serangan siber. Penting untuk memilih penyedia layanan training cyber security traing yang terpercaya, memiliki reputasi yang baik, serta menawarkan kurikulum yang komprehensif dan sesuai dengan kebutuhan Anda. 

Seberapa Penting Cyber Security Training?

Cyber security training sangat penting karena ancaman keamanan cyber semakin berkembang dan kompleks. Dengan mengikuti pelatihan yang tepat, individu dapat memperoleh pemahaman mendalam tentang berbagai teknik serangan cyber, serta strategi untuk mencegah, mendeteksi, dan merespons serangan tersebut. 

Cyber security training juga dapat membantu dalam mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk melindungi data sensitif dan infrastruktur digital milik perusahaan. Dengan memperkuat keamanan cyber melalui pelatihan secara rutin, individu dapat memitigasi risiko serangan siber, dan memastikan bahwa keamanan sistem yang mereka jaga dapat terlindungi dengan baik. 

Simak 5 Tips Memilih Penyedia Layanan Cyber Security Training

Memiliki Tim yang Profesional 

Hal pertama yang perlu diperhatikan dalam memilih penyedia layanan cyber security training adalah memastikan bahwa mereka memiliki tim mentor yang profesional dan berpengalaman. Tim mentor yang kompeten akan memberikan bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan bahwa para mentor memiliki sertifikasi di bidang cyber security, pengalaman di lapangan, dan reputasi yang baik di industri. Dengan demikian, Anda akan mendapatkan pelatihan yang berkualitas tinggi dan sesuai dengan kebutuhan keamanan perusahaan Anda.

Memiliki Fleksibilitas Pelatihan

Dalam memilih penyedia layanan cyber security training, Anda dapat memperhatikan fleksibilitas pelatihan. Adanya penetapan jadwal yang kaku membuat Anda kesulitan untuk bernegoisasi terkait jadwal pelatihan. Pilihlah penyedia layanan cyber security training yang terbuka untuk menerima permintaan dalam menentukan jadwal pelatihan yang sesuai kebutuhan Anda. Dengan demikian, Anda tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa terganggu oleh jadwal pelatihan yang kaku, sehingga pelatihan dapat berlangsung dengan lancar.

Memiliki Kurikulum Sesuai Dengan Standar

Pilihlah penyedia layanan pelatihan yang telah memiliki kurikulum yang jelas dan sesuai dengan standar pelatihan yang ada. Pastikan kurikulum tersebut sesuai dengan standar pelatihan yang diakui secara internasional dan mencakup berbagai aspek penting dari keamanan siber. Dengan demikian, Anda dapat yakin bahwa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh akan relevan dan up-to-date dengan kebutuhan industri saat ini.

Memberikan Sertifikat Pelatihan

Dalam memilih penyedia layanan pelatihan, Anda dapat memilih penyedia layanan yang memberikan sertifikat pelatihan. Sertifikat ini tidak hanya membuktikan bahwa Anda telah menyelesaikan pelatihan, tetapi juga menunjukkan bahwa Anda memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diakui di bidang cyber security. Dengan demikian, Anda dapat meningkatkan kredibilitas dan daya saing Anda di dunia kerja, serta memastikan bahwa Anda telah mendapatkan pendidikan berkualitas dari penyedia layanan yang terpercaya.

Memberikan Studi Kasus

Pilihlah penyedia layanan pelatihan yang memberikan pembelajaran studi kasus dalam pelatihan-nya. Studi kasus dapat membantu peserta pelatihan untuk memahami situasi nyata yang mungkin mereka hadapi di dunia kerja. Dengan menganalisis contoh-contoh nyata dari insiden ancaman siber, peserta dapat belajar bagaimana mengenali dan merespons berbagai ancaman dengan lebih responsif.

Jadilah Ahli Cyber yang Handal  Bersama Training Widya Security

Widya security adalah perusahaan yang berfokus pada layanan cyber security yang berlokasi di Kota Yogyakarta. Widya Security membuka berbagai kelas training seperti blue team training, red team training, dan non-technical training yang dapat Anda ikuti untuk melatih skill siber Anda. Layanan Training Widya Security, memiliki beberapa fasilitas menarik seperti tim mentor yang profesional, fleksibilitas dalam pelatihan, kurikulum berbasis praktis, real study case, dan mendapatkan sertifikat pelatihan.  Segera hubungi Widya Security untuk berdiskusi secara personal dengan tim kami mengenai layanan cyber security training melalui pesan WhatsApp.