Host : Nindy
Pembicara : Rofiquzzaki (R&D Engineer at Widya Security)
Jumat, 14 Januari 2022
Industri gaming telah membuktikan perkembangan teknologi yang semakin signifikan, terlebih semenjak terjadinya pandemi COVID-19 dunia game telah menjadi salah satu aktivitas kegemaran masyarakat dari kalangan anak muda hingga orang dewasa. Jumlah pemain baru terus meningkat hingga saat ini, dan nilai industri game dikatakan hingga mencapai $175,5 miliar pada akhir tahun 2021.
Mengapa cyber security penting untuk dunia game online
Ancaman cyber attack yang terjadi pun bukan menjadi suatu hal yang bisa dianggap remeh. Sebuah lembaga telah mendeteksi cyber attack terkait game meningkat secara drastis pada kuartal 2 tahun 2020 sekitar 1,48 juta. Namun, pada tahun 2021 ini jumlah serangan menurun menjadi 636.904 serangan pada kuartal 2 tahun 2021.
Berikut ini serangan cyber yang kerap terjadi pada industri game online.
Malware
Serangan yang terjadi diketahui berupa malware yang menyamar sebagai sebuah software game, dan telah menyamar pada 24 game PC dan 10 game mobile paling populer pada tahun 2021.
Kebiasaan buruk yang berujung kebocoran data (data breaches)
Kebiasaan gamers yang suka menggunakan password yang sama pada banyak akun game juga perlu diwaspadai, karena lebih rentan menjadi korban serangan oleh cracker.
Padahal data didalamnya telah mencakup data rahasia pengguna, seperti alamat email, nomor telepon, rekening, dan banyak game yang mengharuskan penggunanya untuk melakukan sinkronisasi pada akun sosial media. Akibat yang mungkin akan terjadi adalah kebocoran data pengguna, pencurian akun untuk disalahgunakan, atau pebobolan rekening pengguna.
Tips menjaga keamanan cyber di dunia game online
Antivirus
Dengan memasang antivirus pada PC, tidak hanya menjaga keamanan sistem saat kamu mengunduh game atau mods, namun berlaku untuk semua file yang kamu unduh. Antivirus menjaga device-mu dari serangan virus, trojan, spyware, dan ransomware.
2FA (1-Factor authetication)
Metode ini dapat mencegah orang lain mengakses akun yang bukan miliknya secara bebas, karena setiap melakukan login kamu harus melakukan konfirmasi melalui alamat email maupun nomor telepon yang kamu hubungkan.
Gunakan password berbeda
Hal ini dapat mencegah penyerang mengakses akunmu yang lainn. Selain itu, sebaiknya gunakan password yang tidak mudah ditebak dan sifatnya strong (kuat). Mengkombinasikan metode ini dan 2FA akan lebih efektif untuk melindungi akunmu dari pembobolan oleh cracker.
Tingkatkan kewaspadaan terhadap phising dan social engineering
Sulit untuk membedakan apakah informasi itu phising atau bukan. Tetapi perlu diingat bahwa semua link memiliki potensi membawamu menuju website phising. Jadi tetap berhati-hati terhadap link atau informasi yang didapat bukan dari pihak resminya.
Sudah terlanjur jadi korban cyber attack?
Konsultasikan permasalahanmu di Widya Security, kami menyediakan layanan konsultasi keamanan di dunia maya, dan kami melakukan analisis terhadap serangan cyber yang terjadi. Jangan lupa kunjungi website https://widyasecurity.com untuk informasi lebih lanjut.
Sumber : dari pelbagai sumber
Masih banyak orang yang tidak menyadari bahwa cyber attack dapat menyerang dari segala sisi dunia maya, satu diantaranya adalah saat kita berselancar di website, dimana rentan terkena cyber attack berupa malware advertising atau biasa disebut malvertising. Ancaman malvertising tetap ada walaupun mengunjungi website yang aman. Puncaknya terjadi antara tahun 2014-2016, dimana lebih dari 317 juta malware diciptakan baik itu virus komputer ataupun malware lainnya.
Apa itu malvertising?
Malvertising atau Malware Advertising adalah kejahatan cyber yang menggunakan iklan online sebagai media penyebaran malware, dan menjadi ancaman yang cukup meresahkan khususnya bagi pengguna smartphone dan PC karena kedua gadget itulah yang paling sering digunakan oleh kita untuk berselancar di internet.
Malvertising memiliki konsep yang cukup unik dalam menyebarkan malware, karena dapat bekerja di iklan pada website dan ketika dibuka malware akan menginfeksi sistem komputer tanpa disadari korbannya. Biasanya malvertising datang dari situs yang menawarkan konten NSFW, perangkat lunak crack, game flash, situs streaming ilegal, situs judi, dsb.
Sulit untuk mendeteksi keberadaan malvertising karena iklan yang mengandung malware mungkin akan ditemukan di situs yang sah sekalipun. Namun itulah salah satu harapan penyerang, yaitu mengurangi kecurigaan korban.
Bagaimana cara kerja malvertising?
Alih-alih memancing korban untuk klik situs berbahaya, malvertising cenderung memanfaatkan jaringan iklan dari sebuah website, menyebarkan obyek flash dan potongan skrip berbahaya yang dikemas menjadi sebuah iklan, membayar ruang iklan dan mendisribusikannya seperti layaknya sebuah iklan nyata.
Secara umum, malvertising terdiri dari dua teknik, yaitu
Malvertising VS Adware
Perlu diketahui bahwa malvertising berbeda dengan adware. Adware adalah program komputer yang apabila terinstal akan berdampak pada komputer selalu memunculkan iklan yang tidak diinginkan, atau secara otomatis mengarahkan korban menuju situs iklan.
Namun tidak semua iklan dalam adware merupakan malvertising karena mungkin itu merupakan iklan asli, dan penyerang ingin mencapai suatu target dalam mendapatkan pengunjung situs iklan tersebut.
Bagaimana cara mencegah malvertisement?
Apakah ada cara lain untuk mengatasinya?
Konsultasikan permasalahan Anda seputar malvertising dan atau masalah lainnya seputar cyber security kepada perusahaan yang profesional di bidang cyber security yaitu Widya Security. Kami menyediakan layanan konsultasi dan analisis terhadap serangan cyber yang terjadi. Anda dapat mengunjungi kami di https://widyasecurity.com untuk informasi lebih lanjut. Feel SAFE with us, karena keamanan datamu adalah tugas kami.
Sumber : dari pelbagai sumber