Skip to content

Siapakah Orang Dibalik Kebocoran Data di Perusahaan?

Siapakah Orang Dibalik

Mengapa kasus cyber crime banyak terjadi di perusahaan?

Tindak kriminal siber, yang juga disebut sebagai cyber crime, merupakan salah satu isu utama di setiap perusahaan saat ini, karena era industri 4.0 dan pandemi Covid-19 telah mengubah perilaku dan kebiasaan manusia dalam menjalankan proses bisnis, yaitu dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk melakukan pekerjaan secara remote.

Cyber crime telah menjadi resiko yang sangat berbahaya, khususnya dalam lingkup perusahaan. Bahkan, perusahaan rintisan atau startup, kerap menjadi target utama dalam cyber crime. Menurut Accenture’s Cost of Cybercrime Study, dari 43% cyber crime menargetkan perusahaan, hanya 14% diantaranya yang telah melakukan tindakan keamanan siber, sehingga kelemahan itulah yang menjadi celah bagi pelaku cyber crime untuk melakukan aksinya.

Jenis cyber attack ini paling banyak menyerang perusahaan

Jenis kejahatan cyber yang paling umum terjadi pada perusahaan, antara lain :

  1. Phishing atau social engineering, yaitu aktivitas manipulasi psikologi dengan mengelabui korban, biasanya bertujuan untuk mendapatkan informasi pribadi atau bahkan rahasia kepada pelaku.
  2. Pencurian data/informasi, yang dilakukan dengan berbagai cara demi mendapatkan informasi rahasia perusahaan.
  3. Pencurian hak akses, yaitu dengan sengaja atau tanpa hak mengambil alih akses dari target yang memiliki hak akses sebuah sistem sehingga pelaku memiliki privilege akun yang sama dengan target.

Namun, diantara jenis kejahatan tersebut, kebocoran data adalah resiko yang sangat fatal di dalam perusahaan. Mengapa? Karena perusahaan akan mengalami kerugian yang cukup besar, terlebih lagi apabila perusahaan tidak melakukan upaya penanggulangan secara cepat.

Kerugian yang dihadapi termasuk data yang hilang, kerugian pada bisnis perusahaan, kerugian pendapatan dari waktu henti sistem, bahkan kerusakan reputasi perusahaan karena menurunnya kepercayaan klien.

Siapa pelaku dibalik kebocoran data perusahaan?

Kebocoran data perusahaan rata-rata disebabkan oleh hacker yang berhasil mengambil akses ke dalam database perusahaan dan mencuri semua informasi didalamnya.

Namun siapa sangka, kebocoran data ini tidak hanya disebabkan oleh pihak eksternal saja. Berdasarkan data dari Verizon’s Data Breach Inverstigation Report, sebanyak 70% dipicu oleh pihak eksternal (anonim), kemudian 55% merupakan organisasi atau kelompok kriminal terorganisir, sekitar 30% diantaranya merupakan serangan dari orang dalam, 4% merupakan penyerang yang terafiliasi dengan organisasi tertentu, dan 2% sisanya merupakan mitra perusahaan.

Bagaimana menanggulangi resiko kebocoran data perusahaan?

Resiko cyber crime dapat dicegah dengan melakukan manajemen resiko dan perencanaan keamanan siber perusahaan. Karena, tidak menutup kemungkinan resiko kebocoran data akan semakin tinggi seiring berjalannya waktu dan perkembangan teknologi.

Upaya yang dapat dilakukan, antara lain :

  1. Hindari download file tidak penting dan atau dari sumber yang tidak jelas, untuk mengurangi kemungkinan perangkat terserang malware. Selain itu, kurangi transfer data dari banyak perangkat untuk tetap menjaga data yang bersifat sensitif.
  2. Gunakan password yang kuat dan lakukan pembaruan secara berkala.
  3. Selalu update software di setiap perangkat, karena hacker lebih mudah menemukan celah keamanan pada software dengan patch lebih lama.
  4. Pasang antivirus atau antimalware pada perangkat komputer dan lakukan scanning secara berkala.
  5. Melakukan breach response plan. Bagaimana caranya? Anda dapat konsultasikan mengenai breach response plan hanya kepada kami, Widya Security. Widya Security memiliki tim yang berpengalaman selama lebih dari 10 tahun di bidang cyber security, jadi tidak perlu Anda ragukan lagi kualitas keamanan kami. Selain itu, keamanan data Anda akan selalu terjamin karena tim Widya Security telah tersertifikasi berstandar internasional.

Anda dapat mengunjungi website kami https://widyasecurity.com atau email melalui [email protected] untuk informasi lebih lanjut. Karena keamanan data Anda adalah tugas kita, so feel SAFE with us.