Zero Trust, Solusi Tepat untuk Menjaga Keamanan Data Pasien • Widya Security Skip to content

Zero Trust, Solusi Tepat untuk Menjaga Keamanan Data Pasien

zero_trust_instansi_kesehatan_cover

Zero Trust, Solusi Tepat untuk Menjaga Keamanan Data Pasien

Keamanan data pasien menjadi prioritas utama yang perlu dilindungi seluruh instansi kesehatan saat ini. Ketika industri kesehatan menghadapi ancaman serangan cyber yang mengancam data pasien, operasional, dan bahkan rekam medis pasien, siapa yang perlu Anda percayai untuk mengakses data tersebut? Industri ini memerlukan strategi keamanan data yang tepat untuk mengamankan akses ke perangkat atau orang lain yang tidak bertanggung jawab. Salah satu teknik keamanan data yang dapat digunakan untuk melindungi data adalah dengan menerapkan Zero Trust Data Access.

Zero Trust Data Access (ZTDA) merupakan pendekatan keamanan yang mendasarkan pada prinsip bahwa semua sistem perusahaan tidak ada yang dapat dipercaya. Bahkan jika mereka berada dalam jaringan internal perusahaan. Zero Trust Data Access memiliki tujuan untuk meningkatkan keamanan jaringan untuk meminimalkan risiko serangan cyber. Zero Trust telah muncul sebagai strategi keamanan yang dapat membantu mencegah akses tidak sah ke data pasien. Zero Trust berfungsi untuk menentukan lingkup kepercayaan pengakses dan memastikan bahwa akses informasi terjadi dengan benar sesuai dengan prosedur.

 

Manfaat Zero Trust dalam Industri Kesehatan

Implementasi Zero Trust dalam industri kesehatan dapat membawa sejumlah manfaat, terutama dalam menghadapi ancaman cyber yang semakin berkembang. Berikut adalah beberapa manfaat dari pendekatan Zero Trust dalam industri kesehatan :

Perlindungan Data Pasien

Data medis pasien merupakan aset paling berharga dalam industri kesehatan. Dengan pendekatan Zero Trust, hanya pengguna yang memiliki izin yang dapat mengakses data pasien. Hal ini dapat meminimalisir terjadinya kebocoran data.

Melindungi Data dari Ancaman Internal

Zero Trust dapat membantu dalam meminimalkan risiko perusahaan dari ancaman internal, dengan cara membatasi akses berdasarkan kebutuhan dan prinsip dari Zero Trust Data Access. Bocornya data rekam medis dapat mengakibatkan informasi medis yang salah digunakan dalam pengobatan pasien. Misalnya, jika data yang salah digunakan untuk diagnosis atau pengobatan, ini dapat mengancam keselamatan pasien. Berdasarkan permasalahan tersebut, jika tidak segera diatasi dapat menjadi ancaman serius, sehingga diperlukan upaya proaktif untuk mencegah dan mengatasi ancaman tersebut.

Meningkatkan Efisiensi Operasional

Zero Trust dapat membantu untuk meningkatkan efisiensi operasional. Hal Ini berarti setiap individu atau perangkat hanya memiliki akses ke sumber data yang hanya diperlukan oleh mereka. Hal ini mengurangi risiko human error dalam memberikan atau mengelola akses data.

Meningkatkan Kepercayaan Pasien

Dengan implementasi Zero Trust Data Access, industri kesehatan dapat melindungi data pasien dengan baik. Pasien akan merasa yakin bahwa informasi medis mereka aman dan privasi terjaga. Dengan meningkatnya kepercayaan pasien, maka loyalitas pelanggan juga akan meningkat.

 

Langkah Implementasi Zero Trust Dalam Industri Kesehatan

Identifikasi Data

Langkah pertama implementasi Zero Trust adalah mengidentifikasi semua data penting kesehatan yang perlu dilindungi. Data ini dapat mencakup data pasien, operasional perusahaaan, hasil akhir pasien, dan lainnya. Setelah diidentifikasi, data harus diklasifikasikan berdasarkan tingkat sensitivitasnya untuk memastikan penerapan langkah-langkah keselamatan.

Segmentasikan Jaringan

Setelah aset penting teridentifikasi, langkah selanjutnya adalah membagi jaringan untuk dipisah ke mengontrol akses ke area tertentu. Jaringan internal perusahaan diklasifikasikan ke berbagai segmentasi dan hanya dapat diakses oleh pihak yang memiliki izin. Contohnya rumah sakit terdapat unit gawat darurat, unit rawat inap, unit operasi, dan lainnya. Maka setiap segmentasi akan dibedakan aksesnya untuk memudahkan dalam menyimpan data dan meminimalisir kebocoran data.

Pengelolaan Akses Berbasis Kebutuhan

Pengelolaan akses berbasis kebutuhan penting diberikan karena setiap pengguna hanya diberikan izin mengakses data yang diperlukan untuk melakukan tugas pekerjaan mereka. Pendekatan ini secara signifikan menurunkan kemungkinan penyalahgunaan data, baik secara sengaja maupun tidak sengaja.

Tetapkan Otentikasi Multi-Faktor

Autentikasi multi-faktor (MFA) juga dapat membantu memperkuat keamanan perusahaan. Dengan menggunakan otentikasi multi-faktor pengguna perlu memberikan bukti siapa mereka seperti kode pesan, sidik jari, atau pemindaian wajah sebelum mengakses data yang diinginkan.

Pemantauan Aktivitas dan Evaluasi Rutin

Setelah menentukan autentikasi multi-faktor, industri kesehatan perlu melakukan pemantauan aktivitas guna untuk mendeteksi aktivitas yang mencurigakan.  Untuk mendeteksi hal tersebut, perusahaan juga dapat melakukan Vulnerability Assessment and Penetration Testing (VAPT) untuk melindungi sistem perusahaan dari ancaman cyber dan Widya Security hadir untuk menyediakan jasa tersebut.  Perusahaan juga perlu melakukan evaluasi rutin guna untuk memperbaiki sistem apabila masih terdapat kebocoran data.

Dalam dunia yang semakin terhubung dan rentan terhadap serangan cyber, pendekatan Zero Trust adalah langkah baik yang harus diambil oleh industri kesehatan. Ini bukan hanya tentang melindungi data, namun juga tentang menjaga kepercayaan pasien. Dengan Zero Trust, perusahaan di industri kesehatan dapat melangkah maju menuju masa depan yang lebih aman dan terpercaya.

Artikel Terbaru

Whatsapp