Apa saja hal penting yang harus dipersiapkan dalam audit cyber security?
Audit Cyber Security memiliki tujuan mengevaluasi sistem, teknologi, kebijakan, dan kontrol keamanan cyber apakah standar dan aturan yang berlaku telah dipenuhi dalam segi efektivitas dan efisiensi. Cyber Security telah menjadi urgensi global di masa sekarang, sehingga diperlukan prosedur audit yang mampu menjamin keamanan manajemen sebuah perusahaan. Auditor cyber security secara teratur harus mampu melakukan peninjauan ulang dalam memantau sistem, teknologi dan control keamanan cyber untuk mendeteksi resiko yang mampu merugikan perusahaan, auditor harus mampu mengevaluasi sistem yang didasarkan pada prosedur yang berlaku dengan fasilitas audit berbasis risiko yang ada dalam suatu perusahaan.
Bagaimana cara mempersiapkan Audit Cyber Security?
Pengembangan Terintegrasi pada Audit Cyber Security
Audit pengembangan terintegrasi mengacu pada proses mengevaluasi dalam memastikan keamanan sistem, teknologi, dan kebijakan selama siklus pengembangannya. Hal ini penting dalam bidang keamanan siber untuk mengidentifikasi dan mengatasi potensi kerentanan dan kelemahan sebelum sistem diterapkan.
Analisis Kompetensi Cyber Security
Melakukan analisis audit kompetensi dalam konteks cyber security melibatkan penilaian pada beberapa aspek seperti keterampilan, alat, dan proses yang terkait dengan analisis data dalam tim cyber security. Dalam melakukan analisis kompetensi audit, suatu perusahaan harus mampu mengidentifikasi pencapaian dan aspek spesifik kompetensi calon auditor. Perusahaan mampu menentukan kebijakan analisis kompetensi yang relevan dengan cyber security. Hal ini mencakup analisis data, pembelajaran mesin, analisis intelijen ancaman, hingga analisis respons insiden. Setelah itu, melakukan evaluasi keterampilan pada anggota tim dalam setiap kompetensi yang diidentifikasi juga diperlukan. Hal ini dapat mencakup peninjauan resume, pelaksanaan wawancara, atau pelaksanaan penilaian keterampilan.
Pendekatan Berbasis Risiko Audit Cyber Security
Melakukan pendekatan berbasis risiko dalam konteks cyber security diperlukan setelah melakukan analisis pada kompetensi calon auditor, pendekatan berbasis risiko juga melibatkan penilaian berdasarkan aspek keterampilan, alat, dan proses yang terkait dengan analisis data dalam tim cyber security.
Berikut tahapan pendekatan berbasis risiko Audit Cyber Security :
Tentukan Tujuan
Menentukan tujuan audit kompetensi analitik dengan mengidentifikasi pencapaian dan aspek spesifik kompetensi analitik yang akan dinilai pada calon auditor.
Identifikasi Kompetensi Utama
Membuat daftar kompetensi analitik utama yang relevan dengan cyber security mencakup analisis data, pembelajaran mesin, analisis intelijen ancaman, hingga analisis respons insiden.
Menilai Keterampilan
Mengevaluasi keterampilan anggota tim dalam setiap kompetensi yang telah diidentifikasi mencakup peninjauan resume, pelaksanaan wawancara, atau pelaksanaan penilaian keterampilan.
Evaluasi Alat dan Teknologi
Menilai alat dan teknologi yang digunakan untuk analisis cyber security dengan memastikan bahwa tim memiliki akses dan kemahiran dalam alat seperti SIEM (Security Information and Event Management), alat visualisasi data dan platform pembelajaran mesin.
Tinjau Proses dan Alur Kerja
Periksa proses dan alur kerja yang ada terkait dengan analitik dalam tim cyber security dengan mengidentifikasi segala hambatan, inefisiensi, atau kesenjangan dalam pendekatan yang ada saat ini.
Periksa Sumber Data
Evaluasi sumber data yang digunakan tim cyber security dengan memastikan tim memiliki akses terhadap data yang relevan dan komprehensif untuk dianalisis.
Periksa Pelaporan dan Komunikasi
Menilai bagaimana tim mengkomunikasikan temuan analitis kepada pemangku kepentingan. Kemudian menganalisis kejelasan, efektivitas, dan ketepatan waktu dalam melaporkan wawasan dan insiden keamanan.
Evaluasi Program Pelatihan dan Pengembangan
Tinjau inisiatif pelatihan dan pengembangan yang ada untuk meningkatkan kompetensi analitik dengan mengidentifikasi area dimana pelatihan tambahan mungkin diperlukan.
Menilai Kolaborasi dengan Tim Lain
Analisis seberapa baik tim cyber security berkolaborasi dengan departemen lain, seperti TI, kepatuhan, atau manajemen risiko, dalam memanfaatkan analitik untuk pendekatan keamanan holistik.
Pertimbangkan Standar Industri
Melakukan evaluasi praktik analisis cyber security terhadap standar industri dan praktik terbaik. Hal ini dapat melibatkan kerangka referensi seperti NIST Cybersecurity Framework atau ISO/IEC 27001.
Identifikasi Peluang Peningkatan
Berdasarkan penilaian yang dilakukan, tahapan selanjutnya mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan dan merumuskan rencana tindakan untuk meningkatkan kompetensi analitik dalam tim cyber security.
Tetapkan Rencana Perbaikan Berkelanjutan
Mengembangkan rencana untuk penilaian berkelanjutan dan peningkatan kompetensi analitik. Hal ini mungkin melibatkan penilaian keterampilan rutin, program pelatihan, dan mengikuti perkembangan tren terkini dalam analisis cyber security.
Dengan melakukan pendekatan berbasis risiko yang komprehensif, perusahaan mampu memastikan bahwa tim cyber security mereka dipersiapkan dengan baik untuk menganalisis dan merespons ancaman cyber yang berkembang secara efektif. Tinjauan rutin dan upaya perbaikan berkelanjutan sangat penting dalam cyber security yang dinamis.
Widya Security menawarkan penilaian keamanan informasi secara komprehensif untuk memenuhi kebutuhan keamanan informasi dan layanan pembelajaran. Dalam meningkatkan technical & soft skill terutama di bidang cyber security, layanan Widya Security dipersembahkan untuk seluruh instansi dari pemerintah, akademik hingga perusahaan. Tim kami dalam menjaga keamanan data perusahaan Anda memiliki komitmen atas kerahasiaan data perusahaan anda agar tetap aman dengan didampingi tim yang tersertifikasi di bidang cyber security.
Ditulis Oleh : Afrilia Rizki Bening A

