B2B Sangat Membutuhkan Penetration Testing

Bisnis B2B (business-to-business) merupakan bentuk perdagangan antara sesama perusahaan atau lebih. Dalam menjalankan bisnis B2B, keamanan data dan informasi merupakan hal yang sangat penting untuk dijaga. Salah satu cara untuk menjaga keamanan data dan informasi dalam bisnis B2B adalah dengan melakukan penetration testing.

Penetration testing, atau yang juga dikenal dengan nama ethical hacking, adalah suatu teknik yang digunakan untuk mengevaluasi keamanan sistem komputer atau jaringan dengan cara menyerang sistem tersebut dengan cara yang sama seperti serangan yang dilakukan oleh penyerang yang tidak bertanggung jawab. Tujuan dari penetration testing adalah untuk menemukan kelemahan atau celah dalam sistem yang dapat dimanfaatkan oleh penyerang untuk melakukan serangan.

Dalam konteks bisnis B2B, penetration testing dilakukan untuk mengetahui seberapa kuat sistem keamanan yang digunakan oleh perusahaan dalam menjaga data dan informasi yang dimilikinya. Penetration testing juga dapat membantu perusahaan untuk mengetahui potensi kerugian yang dapat terjadi jika sistem keamanan mereka berhasil diretas atau diserang oleh penyerang.

 

Manfaat lain dari penetration testing dalam bisnis B2B adalah sebagai berikut:

 

  1. Meningkatkan kepercayaan pelanggan

Dalam bisnis B2B, kepercayaan pelanggan merupakan hal yang sangat penting. Dengan melakukan penetration testing secara berkala, perusahaan dapat menunjukkan kepada pelanggan bahwa mereka serius dalam menjaga keamanan data dan informasi yang dimilikinya. Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan dan produk atau jasa yang ditawarkan.

 

     2. Mencegah kehilangan data

Dalam bisnis B2B, data dan informasi merupakan aset yang sangat berharga. Jika data tersebut hilang atau dicuri oleh penyerang, maka hal tersebut dapat berdampak buruk pada bisnis perusahaan. Dengan melakukan penetration testing secara berkala, perusahaan dapat mengetahui potensi kerugian yang dapat terjadi dan dapat melakukan tindakan pencegahan yang tepat untuk menghindari kehilangan data.

 

     3. Meningkatkan efisiensi sistem keamanan

Dalam bisnis B2B, sistem keamanan yang efisien sangatlah penting. Dengan melakukan penetration testing secara berkala, perusahaan dapat mengetahui kelemahan atau celah dalam sistem keamanan yang digunakan dan dapat melakukan perbaikan atau peningkatan untuk meningkatkan efisiensi sistem keamanan.

 

Namun, perlu diingat bahwa penetration testing bukanlah satu-satunya cara untuk menjaga keamanan data dan informasi dalam bisnis B2B. Perusahaan juga perlu mengimplementasikan berbagai teknik keamanan lainnya, seperti enkripsi data, firewall, dan penggunaan sandi yang kuat.

Dalam kesimpulannya, penetration testing merupakan teknik yang sangat penting untuk menjaga keamanan data dan informasi dalam bisnis B2B. Dengan melakukan penetration testing secara berkala, perusahaan dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan, mencegah kehilangan data, dan meningkatkan efisiensi sistem keamanan yang digunakan.

Pentingnya Cyber Security dalam B2B

B2B (Business-to-Business) adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada transaksi atau hubungan bisnis antara dua perusahaan. Dalam era digital seperti sekarang, transaksi B2B seringkali melibatkan pertukaran data dan informasi melalui internet dan teknologi digital lainnya. Oleh karena itu, penting untuk memastikan keamanan data dan informasi yang ditukar dalam transaksi B2B.

Cyber security adalah keamanan digital yang melindungi sistem komputer, jaringan, dan data dari serangan dan ancaman yang berasal dari internet. Di era digital ini, keamanan siber menjadi sangat penting untuk semua jenis bisnis, termasuk B2B. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai pentingnya keamanan siber dalam transaksi B2B.

Saat melakukan transaksi B2B, perusahaan harus mempertimbangkan risiko keamanan yang mungkin terjadi. Jika data atau informasi sensitif dikirimkan melalui internet atau jaringan, maka ada risiko data tersebut dapat disadap atau dicuri oleh pihak yang tidak berwenang. Hal ini dapat mengakibatkan kerugian finansial atau reputasi yang buruk bagi perusahaan.

Selain itu, perusahaan B2B juga dapat menjadi target serangan siber yang ditujukan untuk merusak sistem komputer dan jaringan mereka. Serangan siber seperti hacking, malware, atau ransomware dapat mengakibatkan kerusakan yang signifikan pada perusahaan, termasuk kerusakan pada infrastruktur IT, pencurian data, dan penyebaran informasi rahasia.

Oleh karena itu, penting bagi perusahaan B2B untuk melindungi diri dari ancaman siber dengan mengimplementasikan praktik keamanan siber yang efektif. Berikut adalah beberapa praktik keamanan siber yang dapat diterapkan oleh perusahaan B2B:

  1. Gunakan Keamanan Jaringan yang Kuat : Perusahaan B2B harus memastikan bahwa jaringan mereka dilindungi dengan firewall yang kuat dan perlindungan terhadap serangan malware. Hal ini akan membantu mencegah serangan siber yang ditujukan untuk merusak atau mencuri data dan informasi dari jaringan perusahaan.
  2. Enkripsi Data : Data dan informasi sensitif yang ditukar dalam transaksi B2B harus dienkripsi untuk melindungi mereka dari pihak yang tidak berwenang. Enkripsi data dapat membantu mencegah pencurian data dan informasi selama transaksi.
  3. Implementasikan Password yang Kuat : Perusahaan B2B harus memastikan bahwa password yang digunakan oleh karyawan dan pengguna jaringan mereka adalah kuat dan unik. Hal ini akan membantu mencegah serangan brute force dan penyebaran informasi rahasia.
  4. Pelatihan Keamanan Siber untuk Karyawan : Perusahaan B2B harus memastikan bahwa karyawan mereka memiliki pengetahuan yang cukup tentang keamanan siber. Hal ini dapat dicapai dengan memberikan pelatihan dan sumber daya untuk membantu mereka memahami risiko keamanan dan cara menghindari serangan siber.
  5. Melakukan Pemantauan Keamanan : B2B (Business-to-Business) adalah istilah yang merujuk pada transaksi atau hubungan bisnis antara dua perusahaan. Dalam era digital seperti sekarang, transaksi B2B sering melibatkan pertukaran data dan informasi melalui internet dan teknologi digital lainnya. Oleh karena itu, keamanan siber sangat penting dalam transaksi B2B.

Dalam transaksi B2B, data dan informasi sensitif seringkali ditukar dan disimpan dalam sistem komputer atau jaringan. Oleh karena itu, perusahaan harus memastikan bahwa keamanan sistem mereka kuat dan terlindungi dari serangan siber. Beberapa praktik keamanan siber yang dapat diterapkan oleh perusahaan B2B meliputi penggunaan keamanan jaringan yang kuat, enkripsi data, implementasi password yang kuat dan unik, pelatihan keamanan siber untuk karyawan, serta pemantauan keamanan secara teratur.

Widya Security dapat melindungi data dari ancaman siber dengan mengimplementasikan praktik keamanan siber yang efektif. Hal ini akan membantu mencegah pencurian data dan informasi selama transaksi, serta memastikan keamanan data informasi dan membangun kepercayaan dengan mitra bisnis. Silahkan hubungi Widya Security untuk dapat segera mengamankan data perusahaan anda.

Mengatasi Email Yang Akan Dikirim Agar Tidak Masuk ke Kotak Spam

Ketika email yang dikirim dianggap sebagai spam, hal itu akan menghambat pekerjaan yang dilakukan dan merusak reputasi bisnis yang dijalani sehingga untuk mencegah hal tersebut dapat dilakukan dengan melalui langkah-langkah berikut :

 

  1. Gunakan Email Spam Checker

Email Spam Checker dapat mengukur kerentanan suatu pesan dalam bentuk skor apakah masuk atau tidaknya nanti ke kotak spam pada saat nantinya dikirim. Semakin tinggi skor yang didapat maka semakin kecil persentase pesan yang akan dikirim masuk ke kotak spam dan berlaku juga untuk sebaliknya.

 

  1. Konten email yang berkualitas

Konten email yang berkualitas dapat dilihat dari pesan yang relevan dan bermanfaat sehingga meningkatkan minat penerima email untuk membuka dan membaca pesan yang dikirimkan. Perlu dilakukan riset juga untuk mengidentifikasi karakteristik penerima pesan agar tahu konten seperti apa yang membuatnya tertarik karena pada email spam hanya bertujuan untuk mengundang klik tanpa berfokus pada faktor detail yang lain.

 

  1. Kredibilitas yang baik

Kredibilitas pengirim email dapat dilihat dari beberapa faktor yang mempengaruhinya, diantaranya sebagai berikut :

  • Engagement : Semakin banyak penerima yang membuka email dan melakukan aksi yang direkomendasikan di dalam email tersebut maka kredibilitasnya akan semakin baik.
  • Spam : Semakin sedikit email yang ditandai oleh penerima sebagai spam maka kredibilitasnya juga akan semakin baik.
  • Jumlah dan waktu pengiriman pesan : Apabila mengirimkan email yang jumlahnya banyak pada waktu yang bersamaan akan semakin rentan email tersebut akan dianggap spam.
  • Unsubscribe : Apabila jumlah penerima email yang berhenti berlangganan ada banyak maka email yang dikirimkan berarti kualitasnya kurang baik dapat dilihat tidak relevannya isi email tersebut atau cara yang dilakukan untuk menarik perhatian pembaca kurang kreatif dan terkesan monoton.

 

  1. Persetujuan Penerima Email

Untuk mengetahui penerima email benar-benar tertarik dengan konten email yang dikirimkan dapat dilakukan dengan berlangganan melalui form karena artinya sudah pasti yang mengisi form tersebut ingin mendapatkan update dari email pengirim, jadi sudah tidak perlu terlalu khawatir lagi dengan relevansi konten karena sudah sesuai dengan ekspektasi penerima email.

 

Bayangkan jika pengirim email sudah susah payah membuat konten tetapi nantinya tidak sampai pada penerima email, jadi ikuti cara-cara yang telah disebutkan di atas agar email yang akan dikirimkan probabilitasnya semakin kecil untuk masuk pada kotak spam.

Benarkah AI Akan Menggantikan Manusia di Masa Depan?

Kehadiran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah menjadi topik yang hangat diperbincangkan dalam beberapa tahun terakhir. Kemajuan AI yang pesat dalam banyak bidang, seperti otomasi, pengolahan data, kesehatan, dan transportasi, menimbulkan pertanyaan menarik: Benarkah AI bisa menggantikan manusia di masa yang akan datang? Pada artikel ini, kita akan mengeksplorasi argumen-argumen yang mendukung dan meragukan kemampuan AI untuk menggantikan peran manusia di masa depan.

 

Pendukung AI sebagai pengganti manusia berargumen bahwa kemajuan AI dapat menghadirkan efisiensi yang tinggi dan hasil yang lebih akurat dalam banyak bidang. Beberapa alasan yang diberikan antara lain:

  1. Otomasi Pekerjaan

Dengan kemampuannya untuk mengotomatisasi tugas-tugas yang sederhana dan berulang, AI dapat mengurangi human error bahkan meningkatkan produktivitas

     2. Analisis Data

AI dapat menganalisis data dalam skala besar dan mengidentifikasi pola yang kompleks, serta dapat membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih baik dan efisien di berbagai bidang, seperti bisnis, keuangan, dan riset medis.

     3. Kedokteran dan Diagnostik

AI dapat digunakan pada bidang kedokteran untuk membantu mendiagnosis penyakit, menggantikan peran manusia yang digunakan untuk menganalisis data medis, memprediksi penyakit, dan merancang rencana pengobatan yang efektif.

 

Namun, di sisi lain, ada pendapat lain yang meragukan kemampuan AI untuk sepenuhnya menggantikan peran manusia. Beberapa alasan yang diajukan antara lain:

  1. Kreativitas dan Empati

Kemampuan manusia untuk berkreasi, berimajinasi, dan berempati adalah aspek penting dari banyak pekerjaan dan aktivitas manusia, seperti seni, desain, pendidikan, dan layanan sosial. Kemampuan ini dianggap masih sulit untuk digantikan sepenuhnya oleh AI yang cenderung beroperasi berdasarkan aturan dan algoritma.

     2. Keputusan Etis

Pengambilan keputusan yang melibatkan nilai-nilai etis, moral, dan kemanusiaan seringkali memerlukan penilaian yang kompleks dan konteks yang beragam. AI masih belum sepenuhnya dapat memahami aspek etis dan moral secara holistik seperti manusia.

     3. Keterampilan Manusia yang Unik

Hal ini mencakup kreativitas, keberanian dalam menghadapi tantangan, kepemimpinan, dan kemampuan beradaptasi, masih dianggap sebagai aspek yang sulit untuk digantikan oleh AI.

Menghadapi kehadiran AI yang semakin canggih, kita wajib terus menggali potensi dan batasan AI secara kritis. Penting untuk memastikan bahwa penggunaan AI tetap sejalan dengan nilai-nilai manusia, menghormati privasi, keadilan, dan keberagaman. Kolaborasi antara manusia dan AI, di mana manusia menggunakan kecerdasan buatan sebagai alat untuk meningkatkan kemampuannya, mungkin menjadi paradigma masa depan yang lebih baik.

Oleh karena itu, perdebatan terkait apakah AI bisa menggantikan manusia sepenuhnya di masa yang akan datang masih terus berlanjut. Mungkin pada suatu hari nanti, teknologi AI akan terus berkembang dan mampu menggantikan peran manusia di beberapa bidang. Namun, tetap penting untuk mengingat bahwa manusia memiliki nilai-nilai unik yang tidak dapat dihasilkan oleh AI. 

Cara Menghentikan Email Spam Dengan Mudah

Email spam merupakan pesan yang dikirim ke email tanpa persetujuan pemilik email yang biasanya berisi tentang promosi atau motif lain yang menjadi maksud tersembunyi dari pengirim email spam tersebut yang dipanggil sebagai spammer. Terdapat beberapa jenis email spam yang dapat diketahui agar sewaktu mendapatkan email tersebut mampu mengidentifikasi dan menghindarinya, yaitu diantaranya sebagai berikut :

 

  1. Email Penipuan 

Penipuan dilakukan dengan cara memberikan urgensi untuk meminta bantuan dalam bentuk uang dengan berpura-pura menjadi sosok terdekat korban dan bisa juga dengan memberikan penawaran yang menggiurkan agar korban dengan sukarela mengirimkan informasi pribadi yang dianggap prosedur untuk mendapatkan hadiahnya.

 

  1. Email Promosi 

Promosi yang dilakukan dengan melalui email bukanlah hal yang salah, namun ketika hal tersebut dilakukan tanpa seizin penerima email itu menjadi hal yang tidak beretika. Pesan promosi yang masuk ke kotak email sudah seharusnya melewati persetujuan terlebih dahulu seperti memasukkan alamat email untuk berlangganan pada suatu channel online agar terus mendapatkan informasi yang diinginkan.

 

  1. Email Phishing

Phishing merupakan metode penipuan yang dilakukan oleh spammer dengan menyamar menjadi brand terkenal untuk mengelabuhi korban agar bersedia memberikan informasi yang dibutuhkan oleh pelaku untuk melakukan aksi kejahatannya.

 

Ikuti langkah-langkah berikut ini untuk mengatasi email spam yang masuk serta mencegah email tersebut dapat diterima kembali :

 

  1. Jangan Membuka Email Spam

Spammer akan memantau apakah email yang sudah dikirim telah dibaca atau tidak untuk memastikan email yang dijadikan target adalah email aktif atau mati, jadi pada saat menerima email spam tidak perlu dibuka agar spammer berhenti untuk mengirimkannya kembali. 

 

  1. Tandai email yang tidak jelas sebagai spam

Setiap email yang ditandai sebagai spam akan terdeteksi sebagai pesan yang tidak tidak disetujui untuk diterima yang menjadikan spammer tidak bisa mengirim email spam lagi ke kotak email secara otomatis.

 

  1. Email yang dipublikasikan

Alamat email sering digunakan untuk membagikan informasi kontak dalam bisnis, namun karena alamat email menjadi mudah ditemukan maka secara tidak langsung akan mengundang spammer. Jadi akan lebih baik jika memperkuat sistem pertahanan keamanan pada email agar khususnya tidak rentan terhadap serangan spam.

 

  1. Gunakan email hosting dengan fitur anti spam andalan

Email hosting membuat alamat email yang dimiliki akan terlihat lebih profesional  dengan menggunakan domain yang diciptakan sendiri sehingga menambah kepercayaan dan rasa aman terhadap calon client. Selain itu terdapat juga fitur keamanan dengan menggunakan email hosting yang dapat membuat sistem keamanan kotak email lebih terjaga.

 

Dengan mengikuti langkah langkah diatas email anda akan jauh lebih aman dan tidak perlu khawatir lagi akan tindak kejahatan yang spammer kirimkan melalui email spam karena sudah terfilter dengan baik sehingga hanya email yang jelas dan disetujui yang dapat masuk ke kotak masuk.

Waspada Modus Penipuan Berkedok Tagihan Pajak

Phishing atau penipuan online terus menjadi ancaman bagi keamanan data dan keuangan para pengguna internet, termasuk di bidang perpajakan. Saat ini, banyak kasus phishing yang menargetkan wajib pajak dengan mengaku sebagai pihak Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

 

Salah satu kasus terbaru viral oleh pengguna Twitter @Ayoe_Miauw yang membuat sebuah cuitan mengenai adanya modus penipuan baru dengan mengatasnamakan DJP. Phishing tersebut disebarkan melalui email menggunakan alamat email [email protected] berisi imbauan untuk melakukan konfirmasi ulang Bukti Pemotongan Pajak Penghasilan melalui tautan atau link yang disediakan. Setelah korban klik tautan tersebut, ternyata berisi aplikasi Trojan yang berbahaya karena dapat merusak perangkat korban.

 

 

Kasus phishing yang sama ternyata juga pernah terjadi pada tahun 2018, dimana terdapat modus penipuan dengan mengatasnamakan DJP untuk meminta verifikasi data wajib pajak. Kejahatan tersebut dilakukan dengan mengirimkan email atau SMS palsu yang menyerupai DJP dan meminta korban untuk mengisi data pribadi serta mengirimkannya kembali ke pihak yang mengaku sebagai DJP. Tujuannya adalah untuk memperoleh informasi sensitif seperti nomor NPWP, password, atau informasi kartu kredit.

 

DJP sudah memberikan peringatan dan imbauan kepada wajib pajak untuk berhati-hati dalam menghadapi kasus phishing ini. Mereka menekankan bahwa DJP tidak pernah meminta verifikasi data atau pembayaran melalui email atau SMS, dan selalu menggunakan saluran resmi seperti situs web DJP atau aplikasi e-filing untuk berinteraksi dengan wajib pajak. Selain itu, perlu diperhatikan bahwa email resmi DJP hanya berupa domain @pajak.go.id, hal ini dijelaskan pada cuitan @DitjenPajakRI saat menanggapi kasus phishing yang beredar.

 

Untuk mencegah terjadinya kasus phishing, sebaiknya kita selaku masyarakat selalu berhati-hati dalam memeriksa keamanan email dan SMS yang diterima, dan selalu waspada terhadap tautan atau link yang mencurigakan. Selain itu, gunakan program antivirus dan firewall yang terpercaya untuk melindungi perangkat Anda dari serangan cyber lainnya yang dihasilkan dari phishing itu sendiri. Dengan langkah-langkah pencegahan ini, dapat mengurangi potensi dari serangan kejahatan phishing serta keamanan data pribadi Anda dapat terjaga dengan lebih baik.

Pentingnya Investigasi Cybercrime Menggunakan Forensik Digital

Dalam era digital saat ini, kejahatan siber semakin meningkat dan semakin kompleks. Oleh karena itu, para profesional cyber security harus terus meningkatkan kemampuan mereka dalam mengidentifikasi dan mengatasi kejahatan siber yang terjadi. Salah satu cara yang efektif untuk melakukan hal ini adalah dengan menggunakan forensik digital.

 

Forensik digital adalah proses pengumpulan, analisis, dan interpretasi data elektronik untuk mengidentifikasi bukti dalam kasus kejahatan siber. Tujuannya adalah untuk memastikan keamanan sistem dan data, serta mengidentifikasi pelaku dan mengumpulkan bukti yang dapat digunakan dalam pengadilan.

 

Berikut adalah beberapa teknik forensik digital yang biasa dilakukan dalam mengidentifikasi sebuah kasus cyber crime:

 

  1. Pengumpulan Bukti Digital

Forensik digital dimulai dengan pengumpulan bukti digital, yang dapat berupa data elektronik dari komputer, smartphone, server, atau perangkat lainnya. Proses ini harus dilakukan dengan hati-hati untuk memastikan keaslian dan integritas bukti.

 

     2. Analisis Data

Setelah bukti dikumpulkan, dilakukan analisis data untuk mencari informasi yang relevan dengan kasus kejahatan siber. Analisis ini meliputi pencarian file tersembunyi, pemulihan data yang dihapus, dan pemantauan aktivitas pengguna.

 

     3. Pemulihan Data

Ketika data telah diidentifikasi, tahap berikutnya adalah pemulihan data. Hal ini dilakukan dengan menggunakan teknik seperti memulihkan data yang dihapus atau merusak, mengembalikan file yang hilang, atau merekonstruksi data dari fragment-fragment yang masih tersedia.

 

     4. Interpretasi Data

Setelah data dipulihkan, dilakukan interpretasi data untuk menemukan bukti yang relevan dengan kasus kejahatan siber. Proses ini meliputi menganalisis aktivitas pengguna, menemukan pola perilaku yang mencurigakan, dan menentukan waktu dan tempat terjadinya kejahatan siber.

 

     5. Pelaporan Hasil

Setelah semua data telah dianalisis dan diinterpretasikan, hasilnya dilaporkan. Laporan ini harus disusun dengan hati-hati dan menjelaskan semua bukti dan temuan yang ditemukan selama proses investigasi.

 

Dalam kasus kejahatan siber, forensik digital dapat membantu para profesional cyber security mengidentifikasi pelaku, mengumpulkan bukti yang cukup, dan memastikan keamanan sistem dan data. Oleh karena itu, para profesional cyber security harus memahami teknik forensik digital dan terus meningkatkan kemampuan mereka dalam hal ini.

 

Dalam melaksanakan forensik digital, perusahaan Anda perlu menerapkan tindakan yang tepat dan efektif agar tidak memakan biaya yang tidak perlu. Oleh karena itu, Anda perlu konsultasi kepada ahlinya. Anda tidak perlu khawatir, karena Anda dapat konsultasi seputar permasalahan cyber security perusahaan Anda di Widya Security! Ingin tahu lebih lanjut? Silakan hubungi kami melalui email hi@widyasecurity atau melalui WhatsApp 0813-9318-1596. Feel SAFE With Us!

Peluang Karir Di Bidang Cyber Security, Ternyata Masih Banyak Ikan Di Laut

Pada era digital saat ini teknologi semakin berkembang dan keahlian di bidang teknologi informasi juga semakin dibutuhkan khususnya keahlian dalam mengamankan data di internet untuk mengantisipasi perbuatan tidak bertanggung jawab yang dilakukan oleh pelaku seperti meretas data secara ilegal. Beberapa posisi pekerjaan yang berhubungan dengan cyber security diantaranya sebagai berikut.

 

Security Consultant

Security Consultant bertanggung jawab untuk memberikan solusi pada setiap permasalahan keamanan perusahaan seperti melindungi jaringan dan perangkat lunak serta menganalisa terhadap risiko dan pengujian yang dilakukan dengan efektif.

 

Security Engineer

Security Engineer bertanggung jawab untuk mengembangkan sistem keamanan perusahaan seperti pemasangan firewall, pengujian keamanan, ataupun pengembangan skrip automasi untuk menguji keamanan dan melacak insiden.

 

Security Architect

Security Architect bertanggung jawab untuk meriset, mendesaian, dan mengimplementasikan rancangan keamanan yang tangguh. Seorang Security Architect juga mengawasi keamanan jaringan komputer perusahaan.

 

Insident Responder

Insident Responder bertanggung jawab melakukan edukasi dan merupakan sosok yang berada digaris depan tentang pencegahan saat terjadinya insiden keamanan.

 

Spesialis Forensik Komputer

Spesialis Forensik Komputer bertanggung jawab untuk mengakses dan menganalisis bukti, mulai dari perangkat penyimpan data, komputer, hingga jaringan.

 

Penetration Tester

Penetration Tester bertanggung jawab mencari celah keamanan sistem kemudian menganalisisnya dan biasa disebut sebagai hacker legal.

 

Security Analist

Security Analist  bertanggung jawab mendeteksi dan mencegah ancaman cyber denga cara merencanakan, mengimplementasikan, menganalisis risiko, melakukan audit eksternal dan internal, hingga melakukan koordinasi rencana keamanan dengan pihak ketiga. 

 

Security Software Developer

Security Software Developer bertanggung jawab untuk mengembangkan perangkat lunak keamanan serta mengintegrasikannya kedalam sistem.

 

Security Auditor

Security Auditor bertanggung jawab untuk memeriksa efektivitas sistem keamanan dan memberikan solusi peningkatan sistem.

 

Chief Information Security Officer

Chief Information Security Officer (CISO) bertanggung jawab untuk mengatur sektor keamanan Teknologi Infornasi sebuah perusahaan.

 

Itulah beberapa prospek kerja di bidang Cyber Security yang bisa dijadikan sebagai pilihan karir. Jika memiliki hobi tentang teknologi informasi dan komputer atau suka menganalisis, melakukan riset, dan memecahkan masalah, maka bidang ini sangatlah cocok untuk kamu jadikan sebagai pekerjaan.