Google Menyatakan Tidak Lagi Mempercayai Sertifikat Digital yang Diterbitkan oleh Chunghwa Telecom dan Netlock
Widya Security adalah penyedia layanan keamanan siber terkemuka di Indonesia, yang fokus pada Penilaian Kerentanan dan Pengujian Penetrasi (VAPT). Dengan komitmen untuk melindungi data dan informasi penting klien kami di sektor BFSI, layanan perangkat lunak, penyedia cloud, dan industri manufaktur, kami selalu mengikuti perkembangan terbaru di dunia keamanan siber.
Baru-baru ini, Google mengumumkan bahwa mereka tidak lagi akan mempercayai sertifikat digital yang diterbitkan oleh Chunghwa Telecom dan Netlock. Keputusan ini diambil setelah adanya “pola perilaku yang mengkhawatirkan” yang diamati selama setahun terakhir. Perubahan ini diperkirakan akan diterapkan mulai versi Chrome 139, yang dijadwalkan untuk dirilis secara publik pada awal Agustus 2025. Versi mayor saat ini adalah 137.
Update ini akan berdampak pada semua Transport Layer Security (TLS) yang digunakan oleh situs web dan layanan online yang bergantung pada sertifikat digital tersebut untuk mengamankan komunikasi mereka. Dalam keamanan siber, kepercayaan terhadap sertifikat digital sangat penting, dan keputusan Google ini menyoroti tantangan yang ada dalam menjaga integritas infrastruktur digital kita.
Keputusan untuk mencabut kepercayaan ini dapat memberikan dampak signifikan bagi pengguna yang bergantung pada sertifikat dari kedua otoritas sertifikat tersebut. Para pengembang dan pemilik situs web perlu segera mengevaluasi ulang pengaturan keamanan mereka dan mempertimbangkan untuk mengalihkan ke sertifikat dari otoritas sertifikat lain yang lebih terpercaya.
Widya Security mendorong semua organisasi untuk melakukan Penilaian Kerentanan secara berkala dan mengadakan program pelatihan keamanan siber untuk memastikan bahwa staf memiliki pengetahuan dan keterampilan terbaru dalam menghadapi ancaman yang terus berkembang. Keamanan siber bukanlah hal yang bisa dipandang sebelah mata; dalam dunia yang semakin terhubung, penerapan praktik keamanan yang baik adalah suatu keharusan.
Untuk informasi lebih lanjut tentang keputusan Google ini, silakan akses artikel asli yang dimuat di The Hacker News.

