Penetration Testing: Kapan Harus Dilakukan?

Penetration Testing: Kapan Harus Dilakukan?

Keamanan cyber merupakan aspek krusial dalam dunia digital saat ini. Ancaman cyber yang terus berkembang, membuat perusahaan perlu untuk menjaga diri dari serangan yang berpotensi merusak dan merugikan perusahaan. Penetration testing atau pentest merupakan metode penting dalam mengidentifikasi dan mengatasi kerentanan keamanan dalam lingkungan komputer dan jaringan. Beberapa perusahaan bahkan tidak mengetahui kapan harus melakukan pentest, sehingga penjadwalan yang tepat menjadi sangat krusial. Melihat urgensi tersebut, Widya Security hadir dengan layanan Vulnerability Assessment and Penetration Testing (VAPT) untuk membantu perusahaan Anda dalam melindungi keamanan data.

Dalam upaya melindungi infrastruktur digital dan data sensitif, pemilihan waktu yang tepat untuk melaksanakan pentest sangat penting. Artikel ini kami akan membahas waktu yang tepat untuk melakukan pentest dan mengapa pemilihan waktu ini sangat penting.

Rekomendasi Waktu yang Tepat Untuk Melakukan Pentest

Ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan saat menentukan waktu yang tepat untuk melakukan pentest. Salah satu faktor yang perlu diperhatikan saat ingin melakukan pentest adalah dengan mempertimbangkan waktu pentest. Berikut ini beberapa rekomendasi waktu yang tepat untuk melakukan pentest :

Pemeriksaan Secara Berkala

Penting untuk menjadwalkan pengujian penetrasi secara rutin sebagai bagian dari strategi keamanan cyber Anda. Beberapa organisasi memilih untuk melakukan pentest setiap bulan, sementara yang lain mungkin melakukannya setiap kuartal atau setahun sekali, tergantung pada kompleksitas dan ukuran infrastruktur mereka. Pentest rutin membantu memantau perubahan dalam kerentanan dan mengidentifikasi ancaman yang baru muncul.

Jelang Musim Sibuk atau Peristiwa Besar

Untuk beberapa industri, seperti e-commerce menjelang liburan, serangan cyber akan meningkat. Oleh karena itu, melakukan pentest website sebelum musim sibuk dapat membantu meminimalkan risiko serangan cyber disaat terjadi jam sibuk.

Sebelum Peluncuran Aplikasi atau Layanan Baru

Sebelum meluncurkan aplikasi atau layanan baru, maka pentest aplikasi menjadi suatu kewajiban yang harus dilakukan oleh perusahaan. Pentest mampu membantu memastikan bahwa produk atau layanan yang akan dirilis bebas dari kerentanan yang dapat dimanfaatkan oleh penyerang. Melakukan pentest sebelum peluncuran dapat membantu menghindari dampak serangan cyber di masa depan yang dapat merusak reputasi dan merugikan bisnis Anda.

Respons Terhadap Ancaman Baru atau Serangan

Ketika ada ancaman baru atau serangan cyber yang sedang berkembang pesat, pentest dapat menjadi strategi yang bijak. Dengan pentest dapat membantu mengidentifikasi kerentanan yang mungkin telah digunakan oleh penyerang dan memungkinkan perusahaan untuk mengambil langkah-langkah pencegahan sebelum serangan lebih lanjut terjadi.

Setelah Perubahan Signifikan dalam Operasional

Ketika Anda melakukan perubahan signifikan dalam kegiatan operasional IT Anda, seperti pembaruan sistem operasi, penambahan server, atau penggantian perangkat lunak penting, maka perlu untuk melakukan pentest. Perubahan semacam ini dapat membuka kerentanan yang sebelumnya tidak ada, dan pentest akan membantu memastikan bahwa perubahan tersebut tidak merusak keamanan sistem Anda.

 

Jadi, Kapan Harus Pentest? Sekarang Juga!

Dalam dunia yang terus berubah dengan serangan cyber yang semakin berkembang, penting untuk melakukan beberapa pendekatan terhadap keamanan cyber yang mencakup uji pentest yang terjadwal. Pentest dilakukan untuk memastikan bahwa perusahaan Anda dapat mengidentifikasi dan mengatasi kerentanan sebelum penyerang melakukannya. Dengan memperhatikan waktu yang tepat, Anda dapat menjaga sistem dan data Anda tetap aman dalam lingkungan cyber yang selalu berubah.

Widya Security menjadi salah satu perusahaan pentest Indonesia yang berlokasi di Jogja. Widya Security menyediakan layanan Vulnerability Assessment and Penetration Testing (VAPT). Widya Security dapat meningkatkan keamanan dengan penetration testing berbasis aplikasi mobile, website, server, dan wifi. Kunjungi widyasecurity.com untuk mengetahui informasi produk dan layanan dari Widya Security atau diskusi langsung dengan tim kami melalui WhatsApp di sini.

Pelajari Tujuan Training Cyber Security untuk Perusahaan

Ancaman cyber berkembang dengan pesat, seperti kebocoran data, dan perusahaan serta individu harus siap untuk menghadapinya. Salah satu kunci untuk melindungi data dari serangan cyber adalah dengan melakukan cyber security training yang intensif. Perusahaan dapat mengirimkan tim keamanan cyber untuk melakukan cyber security training guna mempersiapkan tim khusus untuk mengatasi serangan cyber. Cyber security training  bukan sekadar aktivitas tambahan, tetapi merupakan elemen esensial dalam upaya menjaga data dan sistem kita tetap aman.

Biaya cyber security training bergantung pada tingkat kesulitan dan materi training yang akan didapatkan oleh peserta training. Perusahaan dapat memilih solusi cyber security sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Widya Security adalah perusahaan yang berbasis di Yogyakarta, yang solusi cyber security bagi perusahaan melalui layanan Cyber Security Training. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi pentingnya cyber security training dan menjelaskan mengapa pelatihan keamanan cyber sangat penting dan berdampak positif bagi perusahaan.

Tujuan Cyber Security Training Untuk Perusahaan

Dalam dunia yang semakin digital ini, keamanan cyber menjadi semakin penting bagi perusahaan. Serangan cyber yang semakin canggih dan berbahaya, dan dapat menyebabkan kerugian finansial, kerusakan reputasi, dan bahkan gangguan bisnis. Berikut penjelasan pentingnya cyber security training untuk perusahaan.

Mengurangi Risiko Serangan Cyber

Melalui cyber security training, perusahaan dapat mengurangi risiko serangan cyber yang dapat merugikan mereka. Perusahaan dapat belajar mengenai praktik terbaik dalam menjaga keamanan sistem dan data mereka, termasuk penggunaan perangkat lunak keamanan, kebijakan akses, dan tindakan pencegahan lainnya. Dengan langkah-langkah ini, mereka dapat mengurangi peluang serangan berhasil terjadi.

Kepatuhan Regulasi

Dalam banyak sektor industri, terdapat persyaratan dan peraturan yang mengharuskan perusahaan untuk menjaga keamanan cyber. Cyber security training dapat membantu perusahaan untuk mematuhi peraturan ini. Adanya peraturan regulasi ini menjadi aspek penting terutama di sektor-sektor yang mengelola data pelanggan atau data kritis.

Mengurangi Dampak Keuangan

Serangan cyber dapat berdampak serius pada perusahaan, termasuk kerugian finansial yang besar akibat kebocoran data. Cyber security training dapat membantu mengurangi risiko serangan cyber, dengan mengurangi dampak keuangan yang mungkin timbul. Biaya cyber security training jauh lebih kecil dibandingkan dengan biaya pemulihan dari serangan cyber.

Mengidentifikasi Ancaman dan Kerentanan Sistem

Cyber security training dapat membantu perusahaan untuk mengidentifikasi ancaman cyber dan kerentanan pada sistem perusahaan. Identifikasi ini melibatkan pemahaman mendalam tentang metode serangan yang mungkin digunakan oleh penyerang dan potensi titik lemah dalam struktur sistem jaringan. Dengan pengetahuan ini, mereka dapat mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat untuk melindungi diri dari serangan yang mungkin terjadi.

Respons Cepat terhadap Serangan

Cyber security training juga mencakup latihan tanggap darurat. Ketika serangan cyber terjadi, tim keamanan perusahaan yang terlatih akan dapat merespons dengan cepat dan efektif. Tindakan ini  sangat penting untuk mengurangi kerusakan yang mungkin timbul akibat serangan cyber dan meminimalkan waktu sistem tidak berfungsi.

Meningkatkan Kesadaran dan Kewaspadaan

Cyber security training berperan dalam meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan perusahaan terhadap serangan cyber. Semakin banyak tim yang memahami potensi ancaman cyber, semakin baik mereka dapat melindungi perusahaan dari serangan cyber tersebut. Kesadaran ini membantu mencegah serangan cyber, seperti phishing, yang sering kali memanfaatkan kurangnya pengetahuan tentang keamanan cyber.

 

Ikuti Cyber Security Training Widya Security Untuk Menjadi Profesional Keamanan Cyber

Cyber security training bukanlah hanya investasi untuk meningkatkan keamanan, tetapi juga langkah proaktif dalam menjaga perusahaan dari ancaman cyber. Dalam dunia yang semakin terhubung dan terancam, keamanan cyber adalah prioritas utama yang tidak boleh diabaikan. Dengan investasi dalam cyber security training, perusahaan dapat lebih baik memahami, mengurangi risiko, dan melindungi diri dari ancaman siber yang berbahaya.

Menyoroti permasalahan tersebut, Widya hadir dengan layanan cyber security training, seperti Training Blue Team, Training Red Team, dan Non-Technical Training untuk melatih perusahaan Anda untuk menjadi profesional keamanan cyber. Layanan Cyber Security Training pada Widya Security memiliki beberapa fasilitas menarik seperti tim mentor yang profesional, fleksibilitas dalam pelatihan, kurikulum berbasis praktis, real study case, dan mendapatkan sertifikat pelatihan.  Kunjungi widyasecurity.com untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan Widya Security.

Ketahuilah Sektor Industri yang Membutuhkan Pentest

Ketahuilah Sektor Industri yang Membutuhkan Pentest

Uji pentest merupakan proses yang dirancang untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi potensi kerentanan keamanan dalam sebuah perangkat lunak. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa perangkat tersebut tidak rentan terhadap serangan dari pihak luar yang tidak bertanggung jawab. Peran pentest disini untuk melindungi data, informasi rahasia, dan infrastruktur digital dari serangan cyber yang dapat merusak reputasi dan dampak finansial perusahaan. Uji pentest dapat dilakukan secara berkala untuk memperoleh hasil yang maksimal. 

Keberhasilan pentest bergantung pada tingkat ketelitian dan tools dari  penyedia jasa layanan pentest. Harga pentest dapat mempengaruhi hasil, karena harga pentest bergantung pada tingkat kesulitan dan sistem yang akan diuji pentest. Oleh karena itu, Widya Security hadir sebagai penyedia layanan jasa penetration testing yang berlokasi di Jogja. Di bawah ini, kita akan membahas sektor industri yang sangat memerlukan pengujian penetrasi untuk menjaga keamanan mereka.

 

5 Sektor Industri yang Membutuhkan Layanan Penetration Testing

Industri BFSI (Perbankan, Keuangan, dan Asuransi)

Industri perbankan, keuangan, dan asuransi merupakan sasaran utama bagi penjahat cyber. Perusahaan di sektor ini menyimpan informasi finansial yang sangat berharga, termasuk data pelanggan, rekening bank, dan transaksi. Seorang penyerang yang sukses dapat menyebabkan kerugian finansial yang besar dan merusak reputasi perusahaan. Menyoroti hal tersebut, pentest menjadi alat penting untuk mengidentifikasi dan mengatasi kerentanan yang dapat digunakan oleh penjahat cyber dalam upaya mencuri data finansial.

Layanan Publik dan Pemerintah

Layanan publik dan lembaga pemerintah menyimpan data yang sangat penting, termasuk informasi warga negara, data fiskal, dan rincian proyek infrastruktur. Serangan cyber pada sektor ini dapat merusak integritas dan kepercayaan publik. Manfaat uji pentest pada layanan publik dan pemerintah adalah untuk membantu menilai kerentanan dalam infrastruktur publik dan pemerintah dan melindungi data penting masyarakat.

Kesehatan dan Layanan Medis

Sektor kesehatan mengelola informasi medis pribadi dan sensitif, seperti rekam medis pasien dan data pembayaran. Serangan cyber terhadap lembaga kesehatan dapat berdampak besar pada kerahasiaan dan integritas data pasien. Dengan melakukan Pentest dapat membantu memastikan bahwa sistem informasi kesehatan terlindungi dengan baik, mengurangi resiko pencurian data pasien atau gangguan layanan yang dapat berdampak negatif pada perawatan medis.

E-Commerce

Perusahaan e-commerce bergantung pada transaksi online dan penyimpanan data pelanggan. Keamanan transaksi online dan privasi pelanggan adalah kunci kesuksesan dalam bisnis ini. Serangan cyber yang mengarah pada pencurian data kartu kredit atau informasi pribadi pelanggan dapat menyebabkan hilangnya kepercayaan pelanggan dan kerugian finansial yang signifikan. Pada industri e-commerce, perusahaan dapat memilih melakukan pentest web, karena hampir semua e-commerce menggunakan website untuk melakukan jual beli online. Dengan melakukan uji pentest membantu e-commerce untuk mengidentifikasi potensi kerentanan dalam infrastruktur e-commerce dan membantu menjaga kepercayaan pelanggan.

Manufaktur dan Energi

Industri manufaktur dan energi sering menggunakan sistem kontrol industri yang terhubung ke jaringan. Serangan cyber yang berhasil menyerang sistem pada industri manufaktur dan energi ini dapat memiliki dampak serius, termasuk gangguan produksi dan potensi ancaman terhadap keselamatan publik. Uji pentest dapat memainkan peran kunci dalam mengidentifikasi kerentanan dalam sistem kontrol industri dan membantu mencegah potensi serangan yang merusak.

 

Ayo Lakukan Pentest Bersama Widya Security

Dalam dunia yang semakin terdigitalisasi, pentest merupakan alat penting untuk menjaga keamanan data dan infrastruktur digital dalam berbagai sektor industri. Setiap industri atau instansi, harus memprioritaskan uji pentest sebagai bagian dari strategi keamanan cyber mereka. Dengan memahami potensi risiko dan kerentanan, perusahaan dapat mengambil langkah-langkah proaktif untuk melindungi aset digital mereka dan menjaga operasi bisnis mereka berjalan dengan aman.

Widya Security sebagai perusahaan penetration testing yang berlokasi di Jogja menyadari permasalahan tersebut. Widya Security menyediakan layanan Vulnerability Assessment and Penetration Testing (VAPT). Widya Security dapat meningkatkan keamanan dengan penetration testing berbasis aplikasi mobile, website, server, dan wifi. Kunjungi widyasecurity.com untuk mengetahui informasi produk dan layanan Vulnerability Assessment and Penetration Testing (VAPT) dari Widya Security atau diskusi langsung melalui WhatsApp di sini.

5 Kerugian Perusahaan Bagi Perusahaan yang Tidak Menerapkan ISO 27001

5 Kerugian Perusahaan Bagi Perusahaan yang Tidak Menerapkan ISO 27001

Dalam dunia yang semakin terhubung dan terdigitalisasi, perusahaan harus memprioritaskan perlindungan data mereka. Salah satu cara yang paling efektif untuk mencapai ini adalah dengan menerapkan standar internasional seperti ISO 27001. Standar keamanan ISO 27001 merupakan standar keamanan informasi yang diakui secara global yang memberikan pedoman dan kerangka kerja untuk mengelola keamanan informasi dalam sebuah organisasi. 

Perusahaan yang tidak menerapkan standar ISO 2700 mungkin akan menghadapi beberapa kerugian serius. Widya Security hadir dengan layanan ISO 27001 Consulting bagi perusahaan yang masih minim informasi mengenai ISO 27001. Untuk biaya melakukan sertifikasi ISO 27001 bervariasi, tergantung pada sistem dan penyedia jasa layanan sertifikasinya. Dalam artikel ini, kita akan membahas lima kerugian utama bagi perusahaan yang tidak menerapkan ISO 27001 : 

 

5 Kerugian Perusahaan yang Tidak Menerapkan ISO 27001 

Hilangnya Kepercayaan Pelanggan

Perusahaan yang tidak menerapkan ISO 27001 akan mengalami kesulitan dalam meyakinkan pelanggan bahwa data pribadi mereka aman. Kepercayaan pelanggan merupakan aset berharga yang harus dilindungi, dan ketika pelanggan merasa data pribadi mereka tidak terlindungi, mereka mungkin mencari alternatif yang lebih aman. ISO 27001 membantu menciptakan kepercayaan dengan memberikan jaminan bahwa perusahaan memiliki sistem keamanan yang kuat.

Risiko Keamanan yang Meningkat

Tanpa standar keamanan yang jelas dan terstruktur, perusahaan rentan terhadap ancaman keamanan yang akan menyerang kapan saja. Kebijakan dan prosedur keamanan yang kurang, akan menyebabkan pelanggaran data, serangan cyber, dan kehilangan informasi yang dapat merugikan perusahaan maupun pelanggan. ISO 27001 dapat membantu mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengelola risiko keamanan informasi dengan cara yang terorganisir dan efisien.

Penurunan Daya Saing

Perusahaan yang tidak dapat memenuhi standar keamanan yang diharapkan oleh pelanggan dan mitra bisnis mereka mungkin kehilangan daya saing di pasar. Keamanan informasi yang kuat menjadi faktor penting dalam pemilihan mitra bisnis dan kontrak. ISO 27001 dapat menjadi pembeda yang kuat dalam memenangkan kepercayaan mitra bisnis dan pelanggan.

Biaya Riset dan Perbaikan yang Tinggi

Ketika perusahaan mengalami ancaman cyber atau kebocoran data, biaya riset dan perbaikan dapat melonjak secara signifikan. Perusahaan harus menyelidiki penyebab insiden, memperbaiki kerentanannya, dan mengembalikan kepercayaan pelanggan. Dengan ISO 27001 dapat membantu mencegah kejadian seperti ini, kemudian dengan mengidentifikasi dan mengurangi risiko sejak awal dapat menghemat biaya jangka panjang.

Mendapat Dampak Hukum dan Regulasi yang Serius

Banyak negara memiliki peraturan ketat yang mengatur keamanan data dan perlindungan privasi. Perusahaan yang tidak mematuhi regulasi ini dapat menghadapi sanksi hukum yang serius. ISO 27001 dapat membantu perusahaan memahami dan mematuhi regulasi yang berlaku, mengurangi risiko hukum, dan potensi dampak finansial yang signifikan.

 

Ayo Ikuti ISO 27001 Consulting Widya Security

Dalam dunia yang semakin digital dan terhubung, perlindungan data tidak boleh diabaikan. ISO 27001 menjadi alat yang kuat untuk membantu perusahaan menjaga keamanan informasi mereka dan mengurangi kerugian potensial yang dapat disebabkan oleh pelanggaran data atau serangan cyber. Dengan menerapkan standar ISO 27001, perusahaan dapat meningkatkan keamanan, membangun kepercayaan, mematuhi regulasi, mengurangi biaya, dan mempertahankan daya saing mereka di pasar yang semakin kompetitif.

Menyoroti permasalahan tersebut, Widya Security menghadirkan solusi bagi perusahaan yang ingin mengetahui lebih mendalam mengenai Sertifikasi ISO 27001 dengan layanan Konsultasi ISO 27001. Kami memiliki tim profesional yang bersertifikasi, kustomisasi solusi dan dukungan lanjutan, berkomitmen dalam transparansi dan integritas, serta keamanan dan kerahasiaan data yang terjaga dalam layanan ISO 27001 Consulting. Kunjungi widyasecurity.com untuk mengetahui informasi produk dan layanan Konsultasi ISO 27001 dari Widya Security atau diskusi langsung melalui WhatsApp di sini.

Penetration Testing: Menguji Keamanan Perusahaan Anda dengan Cermat

Penetration Testing: Menguji Keamanan Perusahaan Anda dengan Cermat

Keamanan data telah menjadi salah satu aspek terpenting dalam menjaga bisnis dan informasi pelanggan tetap aman. Serangan cyber yang terus menghantui dunia digital berakibat perusahaan harus berinvestasi dalam strategi keamanan yang kuat. Salah satu pendekatan yang efektif untuk memastikan keamanan perusahaan Anda adalah dengan melakukan penetration testing atau pentest.

 

Apa itu Penetration Testing?

Penetration testing, atau pentest, adalah proses yang dirancang untuk mengevaluasi kelemahan keamanan dalam sistem perusahaan. Ini melibatkan upaya untuk mengidentifikasi dan mengeksploitasi kerentanannya yang mungkin ada dalam jaringan, aplikasi, perangkat keras, dan perangkat lunak yang digunakan oleh perusahaan. Penetration testing bertujuan untuk mensimulasikan serangan yang mungkin dilakukan oleh pelaku kejahatan cyber sehingga perusahaan dapat mengidentifikasi dan memperbaiki kerentanannya sebelum mereka dieksploitasi.

 

Mengapa Penetration Testing Penting?

 

Mengidentifikasi Kerentanan

Penetration testing membantu perusahaan mengidentifikasi kerentanannya yang mungkin ada dalam infrastruktur IT mereka. Dengan mengetahui di mana titik lemah tersebut, perusahaan dapat mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki mereka sebelum penyerang dapat memanfaatkannya.

Meningkatkan Keamanan

Dengan mengidentifikasi dan memperbaiki kerentanannya, perusahaan dapat meningkatkan tingkat keamanan mereka secara signifikan. Ini dapat membantu melindungi data sensitif, informasi pelanggan, dan reputasi perusahaan.

Kepatuhan Regulasi

Banyak regulasi dan undang-undang mewajibkan perusahaan untuk menjaga tingkat keamanan tertentu dalam menjaga data pelanggan dan informasi pribadi. Penetration testing dapat membantu perusahaan mematuhi peraturan ini dengan mengidentifikasi dan memperbaiki pelanggaran keamanan.

Peningkatan Kesadaran

Penetration testing juga meningkatkan kesadaran keamanan di seluruh organisasi. Karyawan akan lebih waspada terhadap potensi ancaman cyber dan tindakan yang dapat mereka ambil untuk melindungi perusahaan.

 

Bagaimana Proses Penetration Testing Berjalan?

 

Proses penetration testing melibatkan beberapa langkah kunci:

Perencanaan

Penetration tester dan perusahaan bekerja sama untuk merencanakan pengujian. Ini melibatkan menentukan tujuan pengujian, jaringan atau aplikasi yang akan diuji, serta jadwal waktu.

Pengumpulan Informasi

Penetration tester akan mengumpulkan informasi tentang target yang akan diuji. Informasi ini dapat mencakup detail tentang sistem, aplikasi, dan kebijakan keamanan yang ada.

Pengujian Aktif

Selama tahap ini, penyerang cyber melakukan upaya untuk mengeksploitasi kerentanannya yang ada dalam target. Tujuannya adalah untuk melihat sejauh mana mereka dapat masuk ke dalam sistem.

Pelaporan

Setelah pengujian selesai, penetration tester akan menyusun laporan yang merinci temuan mereka. Laporan ini akan mencakup kerentanan yang diidentifikasi, potensi dampaknya, dan rekomendasi untuk memperbaikinya.

Perbaikan

Setelah menerima laporan, perusahaan harus segera mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki kerentanannya yang ditemukan. Ini dapat melibatkan pembaruan sistem, perbaikan konfigurasi, atau tindakan lain yang diperlukan.

 

Keamanan Data Anda Adalah Tugas Kita

Penetration testing adalah alat yang sangat efektif dalam memastikan keamanan perusahaan Anda. Dengan mengidentifikasi dan memperbaiki kerentanannya, Anda dapat mengurangi risiko serangan cyber dan melindungi data berharga Anda. Jangan biarkan perusahaan Anda menjadi sasaran potensial bagi penyerang cyber jahat. Segera lakukan penetration testing dan tingkatkan keamanan perusahaan Anda sekarang bersama Widya Security. Dalam layanan Vulnerability Assessment and Penetration Testing (VAPT), Anda dapat menjamin bahwa data perusahaan Anda lebih aman dan terjaga dari serangan cyber. Jika Anda membutuhkan bantuan dalam mengatur penetration testing untuk perusahaan Anda, hubungi Widya Security melalui email [email protected] atau melalui WhatsApp di sini.

 

ISO 27001: Mengenal Tahapan Penting Sertifikasi dan Persyaratannya

ISO 27001 merupakan standar keamanan data pada skala internasional untuk manajemen keamanan informasi. Melihat ancaman cyber yang semakin berkembang membuat perusahaan perlu meningkatkan keamanan cyber dengan standar Internasional. Perusahaan dapat melakukan Penetration Testing untuk menguji sistem dan melindungi sistem dari ancaman cyber, namun pentest juga memerlukan standar tertentu. Dengan ISO 27001, perusahaan dapat dapat meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan konsumen, sehingga dapat memberikan profit yang baik bagi perusahaan. Namun untuk mendapatkan sertifikasi ISO 27001, memerlukan proses yang sedikit rumit. Pada artikel ini, kita akan membahas proses sertifikasi ISO 27001 yang tepat.

 

Tahapan Sertifikasi ISO 27001

Proses sertifikasi ISO 27001 merupakan langkah penting yang memungkinkan perusahaan untuk membuktikan kepada dunia bahwa mereka telah memenuhi standar internasional dan menerapkan praktik terbaik dalam menjaga keamanan informasi. Berikut 7 langkah proses sertifikasi ISO 27001 yang dapat Anda ikuti :

Persiapan Awal

Pada tahap ini, Anda perlu memahami ISO 27001 dan tujuan yang akan dicapai dengan sertifikasi ISO 27001. Dengan wawasan mengenai ISO 27001 Anda akan memperoleh cara yang berguna untuk memahami proses sertifikasi. Kemudian Anda dapat mengidentifikasi apakah perusahaan telah memenuhi persyaratan ISO 27001.

Identifikasi Penilaian Risiko 

Sebelum sertifikasi ISO 27001, Anda perlu melakukan penilaian risiko untuk mengetahui kelemahan sistem perusahaan. Artinya prosesnya harus direncanakan, dan data dianalisis untuk menentukan strategi untuk memperbaiki kelemahan tersebut. 

Pembuatan Dokumen ISMS

Setelah kita melakukan penilaian risiko, kita dapat membuat dokumen Sistem Manajemen Keamanan Informasi (ISMS). Dokumen ISMS ini mencakup kebijakan, prosedur, panduan untuk menggambarkan bagaimana perusahaan dapat mengelola dan melindungi informasi sensitif. Dokumen ini harus memenuhi persyaratan ISO 27001.Setiap perusahaan memiliki dokumen ISMS sendiri, bergantung pada kriteria keamanan sistem masing – masing perusahaan.

Melakukan Pelatihan Sertifikasi

Pada tahap ini perusahaan dapat mengimplementasikan dari ISMS sendiri.  Perusahaan dapat mengirimkan karyawan pada pelatihan sertifikasi keamanan cyber. Pelatihan ini untuk meningkatkan kesadaran tentang keamanan informasi di lingkungan perusahaan. Anda juga dapat menerapkan kebijakan yang mengarahkan karyawan pada kebiasaan baik seperti mengunci komputer sebelum pulang untuk menghindari ancaman cyber atau kebocoran data.

Melakukan Audit Internal

Audit internal bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi ISMS pada perusahaan dan mengidentifikasi masalah yang muncul untuk diperbaiki. Audit internal adalah langkah penting untuk memastikan bahwa perusahaan siap untuk melakukan sertifikasi.

Permohonan Sertifikasi

Perusahaan dapat mengajukan permohonan sertifikasi setelah perusahaan yakin bahwa seluruh dokumen dan implementasi ISMS telah memenuhi seluruh standar sertifikasi ISO 27001. Perusahaan dapat meminta sertifikasi kepada lembaga penyedia sertifikasi ISO 27001, dan akan ditindak lanjuti oleh tim khusus dari lembaga sertifikasi yang dipilih.

Melakukan Audit Eksternal Oleh Lembaga Sertifikasi

Tim audit eksternal akan melakukan audit terhadap dokumen dan implementasi ISMS perusahaan untuk memverifikasi kepatuhan dengan standar ISO 27001. Tim audit akan melakukan wawancara kepada beberapa karyawan yang terlibat, dan melakukan evaluasi teknis untuk memastikan bahwa perusahaan telah memenuhi semua prosedur sertifikasi ISO 27001

Pengumuman Hasil Sertifikasi

Setelah semua proses dilalui dengan baik dan sesuai dengan prosedur, maka lembaga sertifikasi akan mengumumkan bahwa perusahaan telah menerima sertifikasi ISO 27001. Kemudian perusahaan dapat  melakukan evaluasi secara berkala, dan melakukan pemantauan bahwa perusahaan masih menerapkan ISMS.

 

Sertifikasi ISO 27001 Menjamin Kredibilitas Perusahaan, Benarkah?

Kenyataannya, dengan memiliki sertifikasi ISO 27001, perusahaan tidak hanya melindungi diri dari serangan cyber. Perusahaan dapat membangun kepercayaan klien, peningkatan efektivitas operasional, dan memastikan bahwa data informasi yang mereka simpan tetap aman dan terlindungi. Keamanan informasi bukan lagi opsional, melainkan menjadi prioritas utama bagi perusahaan yang ingin bertahan di era digital yang semakin berkembang.  

Menyoroti urgensi tersebut, Widya Security hadir untuk memberikan layanan konsultasi ISO 27001 bagi Anda yang masih ragu dengan ISO 27001. Konsultasi ISO 27001 pada Widya Security. Kami memiliki tim profesional yang bersertifikasi, kustomisasi solusi dan dukungan lanjutan, berkomitmen dalam transparansi dan integritas, serta keamanan dan kerahasiaan data yang terjaga. Kunjungi widyasecurity.com untuk mengetahui informasi produk dan layanan Konsultasi ISO 27001 dari Widya Security atau diskusi langsung melalui WhatsApp di sini.

Simak Strategi Membangun Red Team yang Sukses!

Keamanan cyber telah menjadi prioritas utama yang perlu diperhatikan oleh perusahaan. Menyoroti hal tersebut, menyadarkan kita akan pentingnya uji keamanan dan mengidentifikasi kerentanan dalam sistem perusahaan. Saat ini sudah banyak perusahaan yang membentuk Red Team untuk membantu perusahaan dalam menghadapi ancaman cyber. Red Team adalah tim keamanan cyber yang bertanggung jawab untuk melakukan simulasi serangan terhadap sistem dan mengevaluasi kelemahan sistem mereka. Namun, membangun tim Red Team yang sukses bukanlah tugas yang mudah. Pada artikel kali ini, kita akan mengupas lebih dalam mengenai prospek kerja dan strategi membangun Red Team yang tepat.

 

Prospek Kerja Red Team dalam Bidang Cyber Security

Melihat meningkatnya kebutuhan akan keamanan cyber, prospek karir dalam tim Red Team semakin cerah dan menjanjikan. Berikut merupakan prospek kerja Red Team yang cocok untuk Anda coba:

Ahli Keamanan Jaringan (Network Security Specialist)

Ahli keamanan jaringan memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan jaringan perusahaan. Mereka akan mengidentifikasi kerentanan atau celah dalam jaringan yang memungkinkan untuk dieksploitasi oleh penyerang. Kemudian ahli keamanan jaringan juga bertugas untuk membuat kebijakan mengenai keamanan jaringan pada perusahaan secara penuh.

Analisis Risiko (Risk Analyst)

Seorang analis risiko memiliki tanggung jawab untuk mengidentifikasi, dan mengelola risiko keamanan cyber dalam perusahaan. Mereka akan membantu perusahaan untuk memprioritaskan tindakan atau strategi yang diperlukan untuk mengurangi risiko dari ancaman serangan cyber.

Instruktur Keamanan Cyber (Cybersecurity Trainer)

Instruktur keamanan cyber memiliki tugas memberikan pelatihan keamanan cyber kepada tim keamanan perusahaan. Mereka akan mengajarkan praktik-praktik keamanan yang tepat dan teknik uji penetrasi kepada tim keamanan perusahaan agar dapat mengatasi ancaman cyber.

Spesialis Uji Penetrasi (Penetration Tester)

Spesialis penetration testing bertanggung jawab untuk mengeksploitasi kerentanan dalam sistem dan jaringan. Hal ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan melaporkan kelemahan keamanan sistem kepada perusahaan. Mereka akan bekerja sama dengan perusahaan untuk meminimalisir serangan cyber pada sistem dan jaringan perusahaan.

 

Strategi Efektif Dalam Membangun Red Team

Dalam membangun Red Team yang efektif memerlukan perencanaan dan strategi yang matang. Berikut adalah beberapa strategi tepat yang dapat membantu dalam membentuk Red Team yang sukses:

Menentukan Tujuan yang Tepat

Menentukan tujuan dalam membangun Red Team menjadi prioritas utama. Tanpa tujuan yang jelas, maka tim akan sulit untuk menentukan arah kinerja. Dengan menentukan tujuan yang jelas, anggota Red Team dapat fokus pada tugas masing – masing yang sudah ditentukan.

Pemilihan Anggota Tim yang Tepat

Dalam membentuk Red Team yang sukses, perusahaan perlu memperhatikan sumber daya manusia. Perusahaan perlu melakukan seleksi anggota, anggota Red Team harus memiliki keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman yang sesuai dengan tugas mereka terutama di bidang keamanan cyber. Perusahaan dapat ,memberikan cyber security training kepada tim keamanan untuk  meningkatkan keterampilan tim.

Penggunaan Alat Uji yang Tepat

Pemilihan alat uji keamanan juga menjadi salah satu prioritas, karena dengan menggunakan alat uji yang tepat maka akan mendorong kesuksesan dalam pengujian sistem. Alat-alat ini akan membantu Red Team dalam mengidentifikasi dan menguji kerentanan dengan lebih efektif dan efisien.

Rutin Melakukan Evaluasi Tim

Tim Red Team harus melakukan evaluasi secara rutin untuk memastikan bahwa kinerja tim tersebut sudah sesuai dengan ketentuan. Dengan melakukan evaluasi, tim dapat membantu dalam mengidentifikasi kelemahan dalam strategi atau proses, dan melakukan perbaikan jika diperlukan.

 

Melihat urgensi keamanan cyber yang semakin kompleks, Widya Security hadir untuk memberikan layanan Vulnerability Assessment and Penetration Testing (VAPT). Tak hanya itu, Widya Security membuka Red Team Training yang dapat membantu melatih perusahaan Anda untuk menjadi profesional keamanan cyber. Kunjungi widyasecurity.com untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan Widya Security.

Penetration Testing, Solusi Keamanan di Lingkungan Internet of Things (IoT)

Penetration Testing, Solusi Keamanan di Lingkungan Internet of Things (IoT)

Internet of Things (IoT) telah mengubah pandangan kita dalam teknologi. Internet of Things (IoT) memungkinkan perangkat, kendaraan, dan bahkan rumah untuk terhubung ke internet karena manfaatnya sangat luar biasa. Namun dilain sisi, IoT juga membawa tantangan baru dalam hal keamanan cyber. Inilah mengapa uji penetrasi, atau penetration testing, menjadi semakin penting dalam lingkungan Internet of Things.

Internet of Things (IoT) merupakan konsep suatu objek yang ditanam teknologi canggih seperti sensor. Sensor pada Internet of Things dapat digunakan untuk berkomunikasi, mengendalikan, menghubungkan dan pengambilan keputusan selama sistem masih terhubung dengan internet.

Internet of Things (IoT) memberikan banyak kemudahan bagi berbagai sektor di Indonesia, contohnya sektor keamanan. Internet of Things (IoT) dapat digunakan dalam pemberlakuan tilang elektronik untuk membantu pencegahan pelanggaran lalu lintas. Dengan adanya sistem Internet of Things, Polisi tidak perlu turun ke jalan untuk memberhentikan pengendara yang melanggar lalu lintas. Pihak keamanan atau aparat hukum dapat terbantu dalam proses penertiban keamanan lalu lintas, karena Internet of Things dapat mendeteksi nomor plat kendaraan secara real time.

Cara kerja E-tilang dengan bantuan Internet of Things menggunakan kamera CCTV yang dipasang di lampu merah. E-tilang juga juga dapat menggunakan mobil yang berkeliling di jalanan yang dapat disebut dengan INCAR (Integrated Capture Attitude Record). Biasanya di atas mobil dipasang kamera untuk mendeteksi adanya pelanggaran. Setelah pengendara tertangkap kamera pada mobil INCAR, hasil tangkapan pada mobil INCAR ini akan di validasi dan verifikasi pemiliknya melalui pencocokan data pada plat nomor yang sudah tercatat di database. Dari database tersebut, surat konfirmasi alamat pemilik kendaraan dibuat. Kemudian, surat tersebut akan dikirimkan ke alamat pemilik melalui kantor pos.

Optimalisasi Penetration Testing untuk Keamanan IoT, Bagaimana Caranya?

Meskipun IoT memberikan banyak manfaat dalam hal efisiensi, dan efektivitas kinerja operasional perusahaan, namun IoT juga membawa risiko keamanan yang perlu diperhatikan. Oleh karena itu, pentest menjadi langkah penting untuk melindungi sistem dan data dalam perangkat IoT. Berikut adalah beberapa alasan mengapa IoT perlu melakukan pentest :

Identifikasi Kerentanan Sistem

Pentest dapat membantu mengidentifikasi kerentanan sistem keamanan yang ada dalam perangkat Internet of Things. Identifikasi kerentanan ini penting untuk memahami risiko keamanan sistem dan meminimalisir adanya serangan cyber.

Melindungi Data Pengguna

Sistem pada Internet of Things bertugas untuk mengumpulkan dan mengirimkan data pengguna. Jika sistem pada IoT tidak aman, data pengguna dapat dicuri atau disalah-gunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Pentest dapat membantu perusahaan dalam memastikan bahwa data pengguna akan terlindungi dengan baik.

Mengukur Kinerja Keamanan

Pentest dapat membantu mengukur kinerja sistem IoT tahan terhadap serangan. Hal ini membantu perusahaan dalam memahami efektivitas perlindungan keamanan yang telah diimplementasikan dan mengidentifikasi sistem yang memerlukan perbaikan.

Mencegah Serangan Cyber

Pentest dapat mencegah serangan cyber baik dari internal maupun eksternal perusahaan. Mencegah serangan cyber merupakan upaya yang berkelanjutan dan memerlukan perencanaan, kesadaran, dan tindakan proaktif agar sistem dapat terlindungi dari ancaman serangan cyber.

Dalam era Internet of Things yang semakin berkembang, pentest menjadi suatu langkah yang tepat untuk menjaga keamanan sistem dan data dalam perusahaan yang saling terhubung. Peran Internet of Things semakin penting dalam kehidupan sehari-hari, sehingga keamanan tidak bisa diabaikan. Oleh karena itu, pentest menjadi salah satu alat yang efektif untuk melindungi sistem Internet of Things.

 

Melihat urgensi tersebut, Widya Security hadir untuk memberikan layanan Vulnerability Assessment and Penetration Testing (VAPT) yang dapat membantu perusahaan dalam memenuhi persyaratan sertifikasi ISO 27001. Tak hanya itu, Widya Security memiliki staf ahli di bidang cyber security, serta laboratorium yang memadai untuk melakukan pengujian sistem. Kunjungi widyasecurity.com untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan Widya Security.